Bisnis MICE Internasional Belum Tergarap Maksimal

Selasa, 12 Agustus 2014 - 18:45 WIB
Bisnis MICE Internasional...
Bisnis MICE Internasional Belum Tergarap Maksimal
A A A
BANDUNG - Jawa Barat (Jabar) dianggap masih memiliki potensi besar untuk mengembangkan bisnis Meeting Insentif Convention and Exibhition (MICE) berskala internasional. Meskipun sampai saat ini belum ada gedung yang representatif untuk digunakan even-even berskala internasional.

Ketua Asosiasi Kongres dan Konvensi Indonesia (Akkindo/INCCA) Jabar Deni Drimawan mengatakan, sebenarnya Jabar merupakan termasuk daerah yang mempelopori even berskala internasional dengan penyelenggaraan Konferensi Asia Afrika tahun 1955 lalu di Bandung.

"Potensi besar itu ada. Hanya bagaimana mengoptimalkan potensi tersebut. Terutama Bandung yang sudah memiliki infrastruktur representatif seperti jumlah kamar hotel, PEO (profesional event organizer), PCO (profesional convention organizer), dan juga bandara," ujarnya kepada wartawan belum lama ini.

Namun, kata dia, belum ada gedung di Jabar yang memungkinkan untuk menyelenggarakan MICE internasional dengan kapasitas ruangan lebih dari 4.000 orang dan mudah diakses kendaraan-kendaraan besar.

"Saya tidak menampik bahwa saat ini tengah dibangun gedung konvensi internasional Jabar di depan gedung sate, Bandung. Tapi akses ke situ tidak memungkinkan untuk dimasuki kendaraan besar sehingga kalau hendak mengadakan even seperti pameran otomotif berskala internasional akan terhambat," katanya.

Dia menilai, saat ini tidak ada keseriusan yang ditunjukkan pemprov Jabar dalam mengembangkan bisnis MICE internasional ini.

"Tengok saja daerah lainnya, yang bersaing sangat ketat dalam mengembangkan bisnis ini. Ambil contoh Medan, Padang, dan Batam yang menurut data Kemenparekraf (kementerian pariwisata dan ekonomi kreatif) tahun 2012 menjadi tiga daerah dengan pertumbuhan bisnis MICE internasional paling tinggi di Indonesia. Bandung tidak masuk salah satu 10 besar," tuturnya.

Lebih lanjut dia mengatakan, di ketiga daerah tersebut ada delapan bahkan lebih gedung yang representatif untuk menyelenggarakan even internasional. Dia mengakui bahwa dari sisi pendapatan, dari data 2011, Bandung masih menempati posisi ketiga di bawah Jakarta dan Bali.

"Bisnis MICE internasional sangat potensial untuk meningkatkan perekonomian di Jabar. Paket MICE internasional untuk penyelenggaraan 4-5 hari bisa mencapai 1.500-2.500 dolar AS/orang. Itu belum termasuk belanja perorangan peserta. Jika saja minimal tiga kali MICE internasional diselenggarakan, bisa lebih dari Rp 100 miliar yang masuk. Jelas ini tawaran keuntungan yang menggiurkan. Makanya harus lebih serius dalam menggarapnya, karena persaingan makin ketat," terangnya.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
PHI Group dengan Perhutani...
PHI Group dengan Perhutani Alam Wisata Teken Kerjasama Pengembangan Wisata
Nemuru Hotel Ciputat,...
Nemuru Hotel Ciputat, Destinasi Penginapan Baru di Selatan Jakarta dengan Nuansa Jepang yang Kental
New Years Eve, Aerotel...
New Years Eve, Aerotel Smile Hotel Usung Street Food Festival
Injak Usia ke-7, Alma...
Injak Usia ke-7, Alma Corp dan The Silk Dago Bandung Jalin Kerja Sama
Artotel Group dan Winner...
Artotel Group dan Winner Group Kerja Sama Garap Tiga Proyek Hotel Baru di Batam
Bisnis Perhotelan dan...
Bisnis Perhotelan dan Restoran Berisiko Tingkatkan Kredit Macet
Berita Terkini
Bangun Infrastruktur...
Bangun Infrastruktur Unggul, Brantas Abipraya Perkuat Kolaborasi Internal
20 menit yang lalu
Purbaya Tepis Isu Mundur...
Purbaya Tepis Isu Mundur dari Kursi Menkeu di Tengah Kejatuhan Rupiah Rp18.039
57 menit yang lalu
IHSG Berakhir Longsor...
IHSG Berakhir Longsor 1,70% ke Posisi 5.839, Ada 651 Saham Berjatuhan
1 jam yang lalu
Harga Avtur Makin Mahal,...
Harga Avtur Makin Mahal, Maskapai Raksasa AS Mendadak Batalkan 6 Rute Penerbangan!
1 jam yang lalu
BI Respons Rupiah Tembus...
BI Respons Rupiah Tembus Rp18.000, Samakan Nasib dengan Tetangga RI
4 jam yang lalu
Pemerintah Pastikan...
Pemerintah Pastikan Harga MinyaKita Naik, Ini Sebabnya
4 jam yang lalu
Infografis
Amnesty Internasional...
Amnesty Internasional Tegaskan Israel Lakukan Genosida di Gaza
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved