Suplai Meningkat, Harga WTI dan Brent Turun

Rabu, 13 Agustus 2014 - 10:01 WIB
Suplai Meningkat, Harga...
Suplai Meningkat, Harga WTI dan Brent Turun
A A A
MELBOURNE - Harga minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) kembali turun untuk hari kedua setelah laporan menunjukkan suplai minyak mentah dan bensin meningkat di Amerika Serikat (AS). Harga minyak brent di London juga turun.

Kontrak berjangka (futures) tergelincir 0,2% di New York. American Petroleum Institute melaporkan, suplai minyak mentah naik 229 ribu barel dan stok bensin juga naik pekan lalu.

Administrasi Informasi Energi memangkas proyeksi harga WTI pada 2014 setelah AS mencapai produksi tertinggi bulanan dalam 27 tahun. Kontrak rata-rata berjangka di New York menjadi USD100,45 per barel pada tahun ini dibandingkan proyeksi Juli sebesar USD100,98. Sedangkan produksi minyak dilaporkan sebanyak 8,5 juta barel per hari pada bulan Juli dan terbesar sejak April 1987.

"Situasi suplai cukup. Produksi dari AS menjaga agar pertumbuhan di pasar mereka dan seluruh dunia yang sedang dilayani oleh OPEC," kata analis di Fat Prophets David Lennox seperti dilansir dari Bloomberg, Rabu (13/8/2014).

WTI di New York Mercantile Exchange untuk pengiriman September turun sebesar 19 sen menjadi USD97,18 per barel dan berada di USD97,24 pada 10.37 siang waktu Sydney. Kontrak tersebut turun 0,7% dibanding kemarin sebesar USD 97,37, penutupan terendah sejak 7 Agustus. Semua volume berjangka yang diperdagangkan sekitar 53% di bawah rata-rata 100 hari.

Sementara minyak mentah brent turun ke level terendah dalam 13 bulan setelah Administrasi Informasi Energi menyatakan suplai meningkat untuk melindungi pasar terhadap ancaman di Timur Tengah.

Minyak brent di ICE Futures Europe Exchange, London untuk pengiriman September turun 16 sen atau 0,2% menjadi USD102,86 per barel. Premi minyak mentah patokan Eropa ini terhadap WTI sebesar USD5,62, turun dibanding kemarin sebesar USD5,65.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Stok Seret Bikin Harga...
Stok Seret Bikin Harga Minyak Mentah Dunia Terkerek Naik
Amerika Buka Pembatasan,...
Amerika Buka Pembatasan, Harga Minyak Akan Terus Naik
Harga Minyak Mentah...
Harga Minyak Mentah Dunia Melayang Dekati Posisi USD70 Per Barel
Harga Minyak Ambrol...
Harga Minyak Ambrol 9% dalam Sepekan, Minggu Depan Gimana?
OPEC Bakal Jaga Harga...
OPEC Bakal Jaga Harga Minyak Mentah Dunia di Posisi USD70 per Barel
Harga Minyak Mentah...
Harga Minyak Mentah Turun Saat Badai Musim Dingin Bekukan Kilang AS
Berita Terkini
K-SIGN KKP di Rote Ndao...
K-SIGN KKP di Rote Ndao NTT, RI Bersiap Swasembada Garam Industri
1 jam yang lalu
Diserbu 3.800 Pengunjung,...
Diserbu 3.800 Pengunjung, PINDEX 2026 Disambut Antusias
1 jam yang lalu
Purbaya Desak Seluruh...
Purbaya Desak Seluruh Transaksi di Pelabuhan Pakai Rupiah: Kalau Ada Dolar, Saya Hajar!
1 jam yang lalu
Bank Mandiri Taspen...
Bank Mandiri Taspen Dorong Pensiunan Tetap Produktif dan Sejahtera
1 jam yang lalu
Personal Branding Berbasis...
Personal Branding Berbasis Kepercayaan Jadi Kunci Peluang Bisnis
2 jam yang lalu
Bukan Sekadar Digital,...
Bukan Sekadar Digital, Teras Kapal BRI Buktikan CX100 Danantara Hadir Nyata di Pulau Terpencil
2 jam yang lalu
Infografis
Trade Misinvoicing dan...
Trade Misinvoicing dan Upaya Penguatan Integritas Perdagangan Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved