Harga Minyak WTI dan Brent Lanjutkan Koreksi

Kamis, 14 Agustus 2014 - 09:50 WIB
Harga Minyak WTI dan...
Harga Minyak WTI dan Brent Lanjutkan Koreksi
A A A
MELBOURNE - Harga minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) turun setelah laporan pemerintah menunjukkan persediaan minyak mentah mingguan di Amerika Serikat (AS) meningkat sejak Juni. Begitu juga harga minyak brent di London juga ikut terkoreksi.

Adapun kontrak berjangka (futures) turun sebesar 0,3% di New York. Sementara Administrasi Informasi Energi (EIA) melaporkan bahwa stok minyak mentah meningkat sebanyak 1,4 juta barel menjadi 367 juta pekan lalu.

Stok bensin AS menyusut 1,16 juta barel menjadi 212,7 juta dalam pekan yang berakhir 8 Agustus. Sedangkan survei Bloomberg memperkirakan bahwa suplai bensin menurun 1,5 juta.

"EIA melaporkan persediaan minyak mentah menunjukkan peningkatan. Itu menunjukkan hasil yang mengecewakan dalam permintaan di AS," kata Kepala Strategi di CMC Markets Michael McCarthy seperti dilansir Bloomberg, Kamis (14/8/2014).

WTI di New York Mercantile Exchange untuk pengiriman September turun sebesar 32 sen menjadi USD97,27 per barel dan berada di harga USD97,38 pada pukul 11.13 siang waktu Sydney. Sementara keamrin, kontrak di harga USD97,59.

Semua volume berjangka yang diperdagangkan sekitar 20% di bawah rata-rata 100 hari. Harga minyak WTI telah terkoreksi 1,1% sepanjang tahun ini.

Sementara harga minyak brent di ICE Futures Europe Exchange, London untuk pengiriman September turun sebesar 38 sen atau 0,45 menjadi USD103,90 per barel. Kontrak Oktober yang lebih aktif turun 41 sen menjadi USD104,65. Premi minyak mentah patokan Eropa ini terhadap WTI sebesar USD6,54 untuk bulan September.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Stok Seret Bikin Harga...
Stok Seret Bikin Harga Minyak Mentah Dunia Terkerek Naik
Amerika Buka Pembatasan,...
Amerika Buka Pembatasan, Harga Minyak Akan Terus Naik
Harga Minyak Ambrol...
Harga Minyak Ambrol 9% dalam Sepekan, Minggu Depan Gimana?
Harga Minyak Mentah...
Harga Minyak Mentah Dunia Melayang Dekati Posisi USD70 Per Barel
OPEC Bakal Jaga Harga...
OPEC Bakal Jaga Harga Minyak Mentah Dunia di Posisi USD70 per Barel
Tumbuh 173%, Komoditas...
Tumbuh 173%, Komoditas Minyak Mentah Jadi Primadona di 2021
Berita Terkini
Ukir Sejarah, BPS-PT...
Ukir Sejarah, BPS-PT Pos Indonesia Luncurkan Sampul Peringatan Edisi Khusus Sensus Ekonomi 2026
59 menit yang lalu
K-SIGN KKP di Rote Ndao...
K-SIGN KKP di Rote Ndao NTT, RI Bersiap Swasembada Garam Industri
2 jam yang lalu
Diserbu 3.800 Pengunjung,...
Diserbu 3.800 Pengunjung, PINDEX 2026 Disambut Antusias
2 jam yang lalu
Purbaya Desak Seluruh...
Purbaya Desak Seluruh Transaksi di Pelabuhan Pakai Rupiah: Kalau Ada Dolar, Saya Hajar!
3 jam yang lalu
Bank Mandiri Taspen...
Bank Mandiri Taspen Dorong Pensiunan Tetap Produktif dan Sejahtera
3 jam yang lalu
Personal Branding Berbasis...
Personal Branding Berbasis Kepercayaan Jadi Kunci Peluang Bisnis
3 jam yang lalu
Infografis
Trade Misinvoicing dan...
Trade Misinvoicing dan Upaya Penguatan Integritas Perdagangan Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved