Ekonomi RI Triwulan II Terpengaruh Kontraksi Ekspor

Kamis, 14 Agustus 2014 - 15:23 WIB
Ekonomi RI Triwulan...
Ekonomi RI Triwulan II Terpengaruh Kontraksi Ekspor
A A A
JAKARTA - Gubernur Bank Indonesia (BI) Agus Martowardojo menjelaskan, pertumbuhan ekonomi Indonesia dari sisi domestik pada triwulan II/2014 melambat. Ini dipengaruhi oleh kontraksi pertumbuhan ekspor, khususnya komoditas berbasis sumber daya alam.

"Pertumbuhan ekonomi triwulan II/2014 tercatat 5,12% (yoy), melambat dibandingkan pertumbuhan ekonomi triwulan I/2014 sebesar 5,22% (yoy). Perlambatan tersebut disebabkan masih lemahnya kinerja ekspor komoditas sumber daya alam, seperti batu bara, CPO, dan mineral," ujarnya usai RDG bulanan di Gedung BI, Jakarta, Kamis (14/8/2014).

Menurutnya, hal tersebut tampak dari perkembangan ekonomi regional. Di mana perlambatan ekonomi pada triwulan II/2014, berasal dari melambatnya ekonomi di beberapa daerah basis produksi komoditas tambang dan perkebunan, seperti Sumatera dan Kalimantan.

"Dari sisi permintaan domestik, perlambatan pertumbuhan ekonomi terutama bersumber dari terkontraksinya belanja pemerintah, akibat penangguhan bantuan sosial dan melambatnya kegiatan investasi nonbangunan," kata dia.

Namun, lanjut dia, untuk pertumbuhan ekonomi triwulan II/2014 masih mendapat dukungan dari kinerja konsumsi rumah tangga yang cukup kuat. Antara lain terkait aktivitas pemilu dan terjaganya daya beli masyarakat sejalan dengan tingkat inflasi yang menurun.

Ke depan, pertumbuhan ekonomi diperkirakan masih termoderasi, terutama menurunnya permintaan domestik, walaupun kinerja ekspor diperkirakan semakin membaik.

"Secara keseluruhan pada 2014, pertumbuhan diperkirakan masih sesuai dengan perkiraan BI sebelumnya dalam kisaran 5,1%-5,5% dengan kecenderungan menuju batas bawah," pungkas dia.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pertumbuhan Ekonomi...
Pertumbuhan Ekonomi Sulawesi Selatan Kuartal I Tahun 2024
Dorong Industri Event...
Dorong Industri Event untuk Pertumbuhan Ekonomi Nasional
Proyeksi Pertumbuhan...
Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi RI Kembali Dipangkas
BI Proyeksikan Ekonomi...
BI Proyeksikan Ekonomi RI Tumbuh 4,7 Persen hingga 5,5 Persen di 2025
Prospek Bisnis Seiring...
Prospek Bisnis Seiring Pertumbuhan Ekonomi RI
Membaca Ketahanan Ekonomi...
Membaca Ketahanan Ekonomi RI dalam Dinamika Global Kuartal III 2025
Berita Terkini
Respons Purbaya soal...
Respons Purbaya soal Tren Sell Indonesia: Kita Tak Sedang Menuju Seperti 1998 Lagi
4 jam yang lalu
MNC Sekuritas & KSPM...
MNC Sekuritas & KSPM GI Universitas Pelita Bangsa Gelar Seminar Pasar Modal
5 jam yang lalu
Ukir Sejarah, BPS-PT...
Ukir Sejarah, BPS-PT Pos Indonesia Luncurkan Sampul Peringatan Edisi Khusus Sensus Ekonomi 2026
6 jam yang lalu
K-SIGN KKP di Rote Ndao...
K-SIGN KKP di Rote Ndao NTT, RI Bersiap Swasembada Garam Industri
8 jam yang lalu
Diserbu 3.800 Pengunjung,...
Diserbu 3.800 Pengunjung, PINDEX 2026 Disambut Antusias
8 jam yang lalu
Purbaya Desak Seluruh...
Purbaya Desak Seluruh Transaksi di Pelabuhan Pakai Rupiah: Kalau Ada Dolar, Saya Hajar!
8 jam yang lalu
Infografis
5 Rudal Paling Mematikan...
5 Rudal Paling Mematikan di Dunia, Satan II Rusia Bisa Hancurkan Banyak Kota Sekaligus
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved