Laba Bersih INTA Paruh Pertama Anjlok 69%

Jum'at, 15 Agustus 2014 - 14:48 WIB
Laba Bersih INTA Paruh...
Laba Bersih INTA Paruh Pertama Anjlok 69%
A A A
JAKARTA - PT Intraco Penta Tbk (INTA) selama paruh pertama tahun ini mencatat laba bersih sebesar Rp8,38 miliar. Perolehan itu anjlok 69,19% dibanding periode yang sama tahun lalu sebesar Rp27,2 miliar.

Laba per saham dasar pada akhir Juni 2014 merosot menjadi Rp4 per lembar dibanding akhir Juni tahun lalu sebesar Rp13 per lembar.

Laporan keuangan perseroan di keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (15/8/2014) menunjukkan bahwa anjloknya laba perusahaan akibat tergerusanya pendapatan usaha sekitar 42,6% menjadi Rp826,65 miliar dibanding semester I/2013 sebesar Rp1,44 triliun.

Pendapatan usaha perseroan sepanjang paruh pertama tahun ini berasal dari penjualan sebesar Rp564,49 miliar atau turun dari periode enam bulan tahun lalu Rp1,21 triliun, jasa sebesar Rp135,96 miliar atau berkurang dari Rp141,62 miliar dan lain-lain menjadi Rp5,25 miliar dari Rp16 miliar.

Namun, pendapatan dari manufaktur meningkat menjadi Rp5,94 miliar dari Rp5,74 miliar dan pembiayaan naik menjadi Rp115,01 miliar dari Rp74,83 miliar. Turunnya pendapatan usaha seiring dengan berkurangnya beban pokok perusahaan selama paruh pertama tahun ini menjadi Rp632 miliar dari periode yang sama tahun lalu Rp1,15 triliun.

Sementara perseroan berhasil menekan beban penjualan menjadi Rp58,19 miliar dari Rp70,79 miliar, beban keuangan menjadi Rp44,79 miliar dari Rp65,22 miliar, mencatat laba kurs Rp68,26 miliar dari sebelumnya rugi Rp34,11 miliar dan pendapatan bunga meningkat menjadi Rp17,84 miliar dari Rp10,91 miliar.

Sedangkan beban umum dan administrasi tercatat naik menjadi Rp130,8 miliar dari Rp89,52 miliar, bagi hasil minus Rp19,7 miliar dari sebelumnya minus Rp6,42 miliar dan mencatat rugi lain-lain Rp506 juta dari sebelumnya untung Rp2,9 miliar.

Adapun jumlah aset perseroan sepanjang paruh pertama tahun ini senilai Rp4,69 triliun, dengan total utang Rp4,38 triliun. Jumlah itu berkurang dibanding akhir tahun lalu, di mana aset perusahaan sebesar Rp4,74 triliun dengan total utang Rp4,43 triliun.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
INTA Kick Off ERP Program...
INTA Kick Off ERP Program Terbaru untuk Tingkatkan Produktivitas Bisnis
PT GRP Tbk Jadi Pelanggan...
PT GRP Tbk Jadi Pelanggan Terbesar PLN
Dipolisikan, PT Darmi...
Dipolisikan, PT Darmi Bersaudara Tbk Nilai Ada Upaya Kriminalisasi
Beri Cek Kosong, Dirut...
Beri Cek Kosong, Dirut PT Darmi Bersaudara Tbk Dipolisikan
Pemkab Terima Bantuan...
Pemkab Terima Bantuan Tabung Oksigen dari PT Timah Tbk
MNC Land Ganti Nama...
MNC Land Ganti Nama Jadi PT MNC Tourism Indonesia Tbk
Berita Terkini
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
18 menit yang lalu
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
35 menit yang lalu
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
1 jam yang lalu
Kepala BGN Baru Sebut...
Kepala BGN Baru Sebut MBG Tender Politik Prabowo: Tak Bisa Dibubarkan
1 jam yang lalu
Potensi Tokenisasi Aset...
Potensi Tokenisasi Aset Capai USD2 Triliun di 2030, Keamanan Investor Jadi Kunci
1 jam yang lalu
Airlangga Sangkal PFII...
Airlangga Sangkal PFII Jadi Surga Pencucian Uang: Bukan untuk Dana-dana Gelap
2 jam yang lalu
Infografis
Penjualan Mobil Murah...
Penjualan Mobil Murah LCGC Anjlok, Daya Beli Kelas Menengah Terancam?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved