Pemerintah Harus Jadikan Sektor Pertanian Prioritas

Sabtu, 16 Agustus 2014 - 19:46 WIB
Pemerintah Harus Jadikan...
Pemerintah Harus Jadikan Sektor Pertanian Prioritas
A A A
JAKARTA - Ketua Komisi IV DPR, Romahurmuziy mengatakan, untuk mengatasi semakin terpuruknya pertanian di dalam negeri, pemerintah baru harus menjadikan sektor ini sebagai prioritas dan perhatian utama.

Jika pembenahan yang dilakukan gagal, maka Indonesia dengan penduduk lebih dari 250 juta jiwa akan menjadi pasar empuk produk-produk impor.

"Selama sepuluh tahun terakhir sejak 2013, impor pangan melonjak empat kali lipat dari USD3,34 miliar di 2003 menjadi USD14,9 miliar pada 2013. Nilai impor ini akan semakin besar jika tidak dilakukan revolusi secara strategis di sektor pertanian," ujar Romahurmuziy di Jakarta, Sabtu (16/8/2014).

Sebelumnya, Direktur Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian, Gatot Irianto MS Gatot mengatakan, agar struktur ekonomi di tingkat petani kuat, perlu ada revolusi kelembagaan yang merupakan instrumen perekat dalam konsolidasi pengelolaan lahan.

"Dari sisi kebijakan, harus ada kebijakan responsif untuk mendukung modernisasi pertanian, baik regulasi yang tak berkaitan langsung dengan pertanian di lapangan, seperti kebijakan importasi bahan pangan dan kebijakan pengawasan daerah perbatasan, maupun kebijakan yang langsung berhubungan dengan produksi dan modernisasi pertanian di lapangan (seperti kebijakan perluasan areal baru, moratorium alih fungsi lahan sawah, hingga mengubah beras untuk rakyat miskin)," terang Gatot.

Menurutnya, kondisi pertanian Indonesia semakin menurun. Hal ini bisa dilihat dari sejumlah indikator. Berdasarkan hasil Sensus Pertanian 2013 (ST 2013) yang dirilis Badan Pusat Statistik (BPS) pada Selasa (12/8) lalu, pada periode 2003-2013, kontribusi di sektor pertanian pada PDB atas dasar harga berlaku menurun dari 15,19% menjadi 14,43%.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Dinas LHK Jaktim Kenalkan...
Dinas LHK Jaktim Kenalkan Anak dengan Urban Farming Sejak Dini
Kreativitas Warga Papanggo,...
Kreativitas Warga Papanggo, Ubah Lahan Terlantar Jadi Pertanian Produktif
Sekolah Pertanian Berbasis...
Sekolah Pertanian Berbasis Digital Dibangun Pemerintah Tahun Depan
Sarasehan Pertanian...
Sarasehan 'Pertanian Berkelanjutan dan Adopsi Teknologi Modern'
Kelurahan Sunter Agung...
Kelurahan Sunter Agung Kembangkan Sistem Pertanian Perkotaan Rumah Kaca
Dinas Pertanian Sleman...
Dinas Pertanian Sleman Diminta Edukasi Petani Milenial untuk Tingkatkan Produksi
Berita Terkini
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
20 menit yang lalu
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
1 jam yang lalu
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
1 jam yang lalu
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
1 jam yang lalu
Kepala BGN Baru Sebut...
Kepala BGN Baru Sebut MBG Tender Politik Prabowo: Tak Bisa Dibubarkan
2 jam yang lalu
Potensi Tokenisasi Aset...
Potensi Tokenisasi Aset Capai USD2 Triliun di 2030, Keamanan Investor Jadi Kunci
2 jam yang lalu
Infografis
Pemerintah Tetapkan...
Pemerintah Tetapkan 25 Hari Libur dan Cuti Bersama di Tahun 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved