IHSG Diperkirakan Melemah Terbatas

Senin, 18 Agustus 2014 - 08:44 WIB
IHSG Diperkirakan Melemah...
IHSG Diperkirakan Melemah Terbatas
A A A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan awal pekan ini diperkirakan akan bergerak variatif dengan kecenderungan melemah terbatas.

Menurut Analis Teknikal Mandiri Sekuritas Ayyi Achmad Hidayah, IHSG diperdagangkan di atas EMA 200 hari. Indeks melemah setelah gagal menembus target minor ascending triangle di level 5.168.

“Hari ini Indeks masih akan bergerak mixed dengan kecenderungan melemah terbatas,“ kata dia, Senin (18/8/2014).

Dia memprediksi, IHSG akan bergerak pada kisaran support 5.141 dan resistance 5.158. Sementara sentimen dari global cenderung melemah.

Pasar saham Amerika Serikat (AS) bergerak melemah terbatas, seiring pemulihan krisis di Ukraina. Koreksi dialami oleh indeks Dow Jones Industrial Avg sebesar 0,30% dan indeks S&P500 sebesar 0,01%.

Dari pasar Asia, pergerakan pasar saham dipengaruhi oleh pergerakan bursa Wall Street dan Eropa. Apresiasi pasar saham Asia ditunjukkan oleh indeks Nikkei 225 di Jepang sebesar 0,22% dan indeks KOSPI Composite di Korea Selatan 0,19%.

Sementara harga kontrak berjangka (futures) komoditas bergerak mixed. Harga minyak mentah WTI naik 1,74% ke level USD97,35 per barel. Sedangkan harga emas Comex terkoreksi 0,72% ke posisi USD1.304,70 per ons.

Dari dalam negeri, Bank Indonesia (BI) memprediksi pertumbuhan ekonomi akan melanjutkan tren moderat seiring permintaan domestik akan stabil pada semester II/2014. Karena itu, bank sentral juga memprediksi pertumbuhan ekonomi akan berada di kisaran bawah dari rentang perkiraan 5,1%-5,5%.

Di sisi lain, kalangan pasar juga menanti hasil putusan sidang gugatan pilpres di Mahkamah Konstitusi (MK), yang akan diputuskan pekan ini.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Melempem, IHSG Pagi...
Melempem, IHSG Pagi Ini Dibuka Turun ke Level 6.074
Seharian Menghijau,...
Seharian Menghijau, IHSG Ditutup Melesat ke Level 6.100
IHSG Tembus Level 6.200,...
IHSG Tembus Level 6.200, Ini Dia 10 Saham Top Gainers
254 Saham Menguat, IHSG...
254 Saham Menguat, IHSG Dibuka Naik ke Level 6.072
IHSG Diprediksi Masih...
IHSG Diprediksi Masih Lunglai, Saham-saham Ini Layak Dicermati
Akhir Pekan, IHSG Diprediksi...
Akhir Pekan, IHSG Diprediksi Menguat Terbatas
Berita Terkini
1.500 Pekerja Tekstil...
1.500 Pekerja Tekstil Terancam Kena PHK, Said Iqbal Ungkap Lokasinya
23 menit yang lalu
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
9 jam yang lalu
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
9 jam yang lalu
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
9 jam yang lalu
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
10 jam yang lalu
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
10 jam yang lalu
Infografis
Jumlah Kunjungan Wisman...
Jumlah Kunjungan Wisman pada 2023 Diperkirakan Tembus 11 Juta
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved