Minyak WTI dan Brent Naik Jelang Data Pasokan AS

Selasa, 19 Agustus 2014 - 14:32 WIB
Minyak WTI dan Brent...
Minyak WTI dan Brent Naik Jelang Data Pasokan AS
A A A
SINGAPURA - Minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) naik untuk kedua kalinya dalam tiga hari, menjelang rilis pasokan minyak Amerika Serikat (AS), yang menandakan kekuatan permintaan bahan bakar di konsumen terbesar dunia tersebut. Demikian pula minyak Brent North Sea hari ini terapresiasi.

Berdasarkan survei Bloomberg News, stok minyak mentah kemungkinan turun 1,75 juta barel menjadi 365.300.000 untuk data pekan lalu, yang akan dilaporkan secara resmi oleh Administrasi Informasi Energi (IEA), besok.

Minyak berjangka WTI naik sebanyak 0,6% di New York. Sementara Brent sempat turun ke harga terendah dalam hampir 14 bulan, kemarin, setelah pasukan Kurdi dan Irak kembali menguasai bendungan terbesar di negara tersebut dari militan Negara Islam.

"Mengingat konsensus, pasar kita akan melihat hasil imbang dalam data besok. Saya tidak terkejut melihat bouncing minyak kembali," kata Michael McCarthy, chief strategist di CMC Markets, Sydney, yang memprediksi investor dapat menjual kontrak West Texas jika harga meningkat menjadi sekitar USD98,50 per barel, seperti dilansir dari Bloomberg, Selasa (19/8/2014).

WTI untuk pengiriman September, yang berakhir besok, naik sebanyak 55 sen menjadi USD96,96 per barel di perdagangan elektronik New York Mercantile Exchange dan berada di angka USD96,93 pada pukul 14.37 waktu Singapura.

Sementara Brent untuk pengiriman Oktober, naik sebanyak 34 sen atau 0,3% ke angka USD101,94 per barel di ICE Futures Europe, London. Patokan Eropa itu diperdagangkan dengan premi sebesar USD7,70 untuk WTI pada bulan yang sama. Penyebaran ditutup di level USD7,85, kemarin.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Stok Seret Bikin Harga...
Stok Seret Bikin Harga Minyak Mentah Dunia Terkerek Naik
Amerika Buka Pembatasan,...
Amerika Buka Pembatasan, Harga Minyak Akan Terus Naik
Harga Minyak Mentah...
Harga Minyak Mentah Dunia Melayang Dekati Posisi USD70 Per Barel
Harga Minyak Ambrol...
Harga Minyak Ambrol 9% dalam Sepekan, Minggu Depan Gimana?
OPEC Bakal Jaga Harga...
OPEC Bakal Jaga Harga Minyak Mentah Dunia di Posisi USD70 per Barel
Harga Minyak Mentah...
Harga Minyak Mentah Turun Saat Badai Musim Dingin Bekukan Kilang AS
Berita Terkini
Harga Emas Hari Ini...
Harga Emas Hari Ini Berbalik Merayap Naik Rp3 Ribu per Gram, Intip Rincian Lengkapnya
1 jam yang lalu
DJP Gandeng Babinsa...
DJP Gandeng Babinsa dan Bhabinkamtibmas Awasi Pajak: Hanya Pendamping, Tak Perlu Khawatir
1 jam yang lalu
60 Negara Jadi Sasaran...
60 Negara Jadi Sasaran Tarif Baru Trump, Termasuk Sekutu Dekat AS!
2 jam yang lalu
Diplomasi Sawit Perlu...
Diplomasi Sawit Perlu Diperkuat untuk Jaga Daya Saing Ekspor
11 jam yang lalu
Perang AS-Iran Kian...
Perang AS-Iran Kian Sengit, ASEAN Wanti-wanti Krisis Pangan dan Energi
12 jam yang lalu
Garudafood Resmikan...
Garudafood Resmikan Rumah Maggot di Depok, Kelola 100 Ton Sampah Organik Jadi Nilai Ekonomi
12 jam yang lalu
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved