KAEF Serap Capex 40% di Semester I/2014

Selasa, 19 Agustus 2014 - 16:02 WIB
KAEF Serap Capex 40%...
KAEF Serap Capex 40% di Semester I/2014
A A A
JAKARTA - PT Kimia Farma (Persero) Tbk (KAEF) pada semester I/2014 telah menyerap belanja modal atau capital expenditure (capex) sebesar 40% dari total alokasi dana yang disiapkan.

Corporate Secretary dan Direktur Keuangan Kimia Farma Farida Astuti mengatakan, serapan belanja modal tahun ini sebagian besar digunakan untuk membangun sejumlah apotek dan gerai Kimia Farma.

"Sampai akhir Juni 2014, perseroan telah menyerap belanja modal sekitar 40%. Sebagian besar untuk menambah jumlah apotek, selain itu pengadaan mesin untuk pabrik eksisiting," katanya kepada sejumlah media di Jakarta, Selasa (19/8/2014).

Emiten farmasi pelat merah tersebut, sepanjang tahun ini mengalokasikan belanja modal sebesar Rp730 miliar. Dengan demikian, selama periode Januari hingga Juni 2014, KAEF telah menyerap dana capex sebesar Rp292 miliar.

Alokasi belanja modal tahun ini akan digunakan perseroan diantaranya untuk mengakuisisi PT Asuransi Jiwa InHealth Indonesia sekitar Rp175 miliar, pengembangan 100 apotek dan gerai senilai Rp150 miliar.

Selain itu, KAEF juga menyiapkan belanja modal untuk pengembangan bisnis farmasi senilai Rp20 miliar dan pengembangan investasi lain sekitar Rp50 miliar sampai Rp60 miliar.

"Sampai akhir tahun lalu jumlah apotek Kimia Farma mencapai 520 unit, hingga semester I/2014 jumlahnya sudah bertambah menjadi 550 unit. Sedangkan akhir tahun ini jumlahnya ditargetkan mencapai 620 apotek," papar Farida.

Dia juga menjelaskan, perseroan akan mulai membangun pabrik farmasi di Bandung, Jawa Barat, pada awal tahun mendatang. Pabrik ini untuk merelokasi pabrik sebelumnya yang berada di Pulo Gadung, Jakarta Timur.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Kembali Berlayar di...
Kembali Berlayar di Kepulauan Seribu, Klinik Apung Disambut Positif
Layanan Vaksinasi Covis-19...
Layanan Vaksinasi Covis-19 Berbayar di Kimia Farma, Intip Jenis Vaksin dan Cara Pendaftarannya
Luncurkan 2 Layanan...
Luncurkan 2 Layanan Baru, Kimia Farma Diagnostika Optimistis Raih Pendapatan Rp2,5 T
Bangun Indonesia Sehat,...
Bangun Indonesia Sehat, Kimia Farma Diagnostika dan Pfizer Perkuat Vaksinasi Nasional
Menelusur Fakta Vaksinasi...
Menelusur Fakta Vaksinasi Bayar Sendiri di Kimia Farma Berujung Penundaan
Partai Gelora Kritik...
Partai Gelora Kritik Bos Kimia Farma Tolak Minta Maaf Kasus Antigen Bekas
Berita Terkini
Takeda Investasi Rp542...
Takeda Investasi Rp542 Miliar Bangun Ekosistem Plasma di Indonesia
31 menit yang lalu
AS-Iran Kembali Saling...
AS-Iran Kembali Saling Serang, Harga Minyak Dunia Melesat Lebih 3%
46 menit yang lalu
Teluk Kembali Memanas,...
Teluk Kembali Memanas, China Siaga Jaga Produksi BBM Tetap Tinggi
1 jam yang lalu
Jakarta Fair 2026 Diserbu...
Jakarta Fair 2026 Diserbu 6 Juta Pengunjung, Nilai Transaksi Cetak Rp8,2 Triliun
11 jam yang lalu
Laporan Menkop ke Prabowo:...
Laporan Menkop ke Prabowo: 15.845 Koperasi Merah Putih Sudah Berdiri, 19 Ribu Masih Dibangun
12 jam yang lalu
Pengawasan DMO Diperketat,...
Pengawasan DMO Diperketat, PLN Didorong Kebut Kontrak Pasokan Batu Bara
14 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved