Rupiah Dibuka Terkoreksi

Rabu, 20 Agustus 2014 - 10:10 WIB
Rupiah Dibuka Terkoreksi
Rupiah Dibuka Terkoreksi
A A A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada hari ini dibuka terkoreksi di tengah relinya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di zona hijau pada awal perdagangan.

Posisi rupiah berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI pada level Rp11.707 per USD. Posisi ini melemah 25 poin dibandingkan penutupan sebelumnya di level Rp11.682 per USD.

Data Yahoofinance mencatat mata uang domestik hari ini pada level Rp11.683 per USD. Posisi tersebut terkoreksi tipis 3 poin dibanding posisi penutupan kemarin di level Rp11.679 per USD.

Data Sindonews bersumber dari Limas menunjukkan rupiah hari ini pada level Rp11.686 per USD. Posisi ini mendatar dengan posisi kemarin di level Rp11.685 per USD.

Nilai tukar rupiah terhadap USD berdasarkan data Bloomberg hari ini dibuka pada level Rp11.679 per USD. Posisi ini sama dengan posisi penutupan kemarin.

Kepala Riset Trust Securities Reza Priyambada mengatakan, positifnya rilis data NAHB housing market index AS memberikan sentimen positif bagi penguatan laju USD dan negatif bagi rupiah.

"Pelaku pasar mencermati rilis data tersebut karena dinilai dapat memicu The Fed untuk segera menaikkan suku bunga Fed rate," kata dia, Rabu (20/8/2014).

Dia mengatakan, laju rupiah di atas level support Rp11.690. Laju rupiah cenderung bergerak variatif dan berpeluang tertekan seiring dengan berbalik menguatnya USD.

Sementara IHSG pagi ini dibuka menguat didukung positifnya bursa Wall Street. IHSG menguat 15,58 poin atau 0,30% ke level 5.180,75.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.409 per Dolar AS
Rupiah Terlemah Sepanjang...
Rupiah Terlemah Sepanjang Sejarah
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Level Rp15.526
Wacana Lama Hidup Lagi,...
Wacana Lama Hidup Lagi, Ini Dua Sisi Pentingnya Redenominasi Rupiah
Bikin Gaduh Karena Keliru...
Bikin Gaduh Karena Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Google Harus Tanggung Jawab!
Google Keliru Tampilkan...
Google Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Timbulkan Kegaduhan!
Berita Terkini
S&P Tahan RI Masih Investment...
S&P Tahan RI Masih Investment Grade, Fuad Bawazier Prediksi Ekonomi Bangkit 6 Bulan Lagi!
53 menit yang lalu
Transaksi Serba Digital,...
Transaksi Serba Digital, Pembelian Token Listrik Semakin Praktis
1 jam yang lalu
BI Injeksi Likuiditas...
BI Injeksi Likuiditas Rp837,11 Triliun, Tekanan di Pasar Uang Mulai Reda
2 jam yang lalu
Mantan Menkeu Ungkap...
Mantan Menkeu Ungkap 3 Gol Besar Sistem Ekspor Satu Pintu yang Dipuji S&P
3 jam yang lalu
MAMI Kelola Aset Rp125...
MAMI Kelola Aset Rp125 Triliun hingga Juni 2026, Catat Lebih 2,6 Juta Investor
3 jam yang lalu
Elnusa Petrofin Pastikan...
Elnusa Petrofin Pastikan Distribusi BBM di Sumatra Utara Kembali Normal
3 jam yang lalu
Infografis
Para Miliarder Teknologi...
Para Miliarder Teknologi Hamburkan Triliunan Rupiah untuk Riset Kehidupan Abadi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved