Kenaikan Elpiji 12 Kg Dipastikan Sebelum SBY Lengser

Rabu, 20 Agustus 2014 - 17:40 WIB
Kenaikan Elpiji 12 Kg...
Kenaikan Elpiji 12 Kg Dipastikan Sebelum SBY Lengser
A A A
JAKARTA - Menteri Koordinator (Menko) bidang Perekonomian Chairul Tanjung (CT) memastikan kenaikan harga gas elpiji 12 kilogram (kg) akan dilakukan sebelum pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) atau Kabinet Indonesia Bersatu (KIB) jilid II berakhir.

"Pasti dilakukan pemerintahan tahun ini," ucap CT di kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, Rabu (20/8/2014).

CT mengungkapkan, hal ini dilakukan agar tidak memberikan beban bagi pemerintahan yang akan datang. Sementara, jika Pertamina ingin kembali menaikkan harga gas tersebut, harus kembali berkoordinasi dengan pemerintah baru.

"Yang kita buat di pemerintahan ini saja, kita tidak mau di pemerintahan datang. Karena menyandera pemerintah akan datang," ujarnya.

Sementara, terkait keputusan atas besaran kenaikan dan waktunya, Pertamina dan pemerintah harus melakukan pembicaraan terlebih dahulu dengan instansi terkait dalam rapat konsultasi yang akan diadakan secepatnya.

"Secara prinsip, nanti akan dirapatkan antara Pertamina, Kementerian ESDM, Kementerian BUMN dan Kementerian Perdagangan, menteri terkait untuk mendengarkan alasan Pertamina, terkait alasan kenaikan harga. Lalu berapa perhitungn yang cocok," jelas CT.

Menurutnya, Pertamina menginginkan kenaikan harga gas elpiji 12 kg dilakukan secara bertahap seperti kenaikan Tarif Dasar Listrik (TDL) yang dilakukan PT PLN (Persero).

"Pertamina inginnya kan seperti PLN bertahap, tentu tidak memberatkan pemerintah baru," pungkas dia.

(Baca: Pemerintah Akhirnya Setujui Kenaikan Harga Elpiji 12 Kg)
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Tips Menghemat LPG,...
Tips Menghemat LPG, Dijamin Awet Meski Masak Setiap Hari
31 Mei 2024, Akhir Pendaftaran...
31 Mei 2024, Akhir Pendaftaran Beli LPG 3 Kg Pakai KTP
Harga Gas Elpiji Non...
Harga Gas Elpiji Non Subsidi di Maros Naik Rp15 Ribu
Kecanduan LPG, Impor...
Kecanduan LPG, Impor 2021 Naik Jadi 7,2 Juta Ton
Harga Elpiji Non-Subsidi...
Harga Elpiji Non-Subsidi 2 Kali Naik, Siap-siap Gas Melon Jadi Langka
Istana Pastikan Warung...
Istana Pastikan Warung Kelontong Bisa Kembali Jual Gas LPG 3 Kg Hari Ini
Berita Terkini
MNC Sekuritas Bekali...
MNC Sekuritas Bekali Mahasiswa UPJ Edukasi Pasar Modal dalam Acara Jaya Investment Week 2026
10 menit yang lalu
Alam Bumi Sumberdaya...
Alam Bumi Sumberdaya Ekspansi Bisnis ke Singapura
16 menit yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Dorong Ekonomi Sirkular melalui Program Pengelolaan Sampah dan Limbah Berkelanjutan
28 menit yang lalu
Ekonom Sarankan PT DSI...
Ekonom Sarankan PT DSI Jadi Pengawas Ekspor SDA, Bukan Eksportir Tunggal
34 menit yang lalu
Rekor Terburuk Lagi,...
Rekor Terburuk Lagi, Rupiah Tembus Rp18.187 per Dolar AS Sore Ini
48 menit yang lalu
PT DSI Jadi Perantara...
PT DSI Jadi Perantara Tunggal Ekspor 3 Komoditas, Dony Oskaria: Hingga 31 Desember 2026
2 jam yang lalu
Infografis
12 Jenis Pisang Terbaik...
12 Jenis Pisang Terbaik di Dunia, Nomor 4 dari Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved