DPR Dukung Pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir

Kamis, 21 Agustus 2014 - 18:34 WIB
DPR Dukung Pembangunan...
DPR Dukung Pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir
A A A
JAKARTA - Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) mendukung pemerintah memanfaatkan energi nuklir sebagai pembangkit listrik guna memenuhi kebutuhan masyarakat.

Anggota DPR Komisi VII Satya W Yudha mengungkapkan, pembangkit listrik tenaga nuklir (PLTN) sepenuhnya diserahkan kepada pemerintah ke depan dengan syarat harus memenuhi kajian-kajian yang memadai. Pasalnya, energi nuklir mempunyai risiko besar bagi masyarakat.

"Pembangunan PLTN tergantung keputusan pemerintah. Kalau pemerintah mempertimbangkan ini perlu ya bangun," kata dia, Kamis (21/8/2014).

Dalam kebijakan energi nasional (KEN) yang dirancang Dewan Energi Nasional (DEN) opsi PLTN merupakan opsi yang terakhir dalam rangka memenuhi kebutuhan energi listrik. Namun begitu, Satya tidak sependapat jika menjadi opsi terakhir karena jika memang mendesak diperlukan untuk memenuhi kebutuhan energi masyarakat maka harus dibangun.

"Bukan berarti harus yang terakhir, kalau pemerintah karena ini menyangkut memenuhi energi nasional," tutur Satya.

Ia meminta kepada masyarakat agar tidak takut maupun antipati jika pemerintah membangun PLTN. Banyak negara tetangga yang memanfaatkan energi nuklir.

"Jangan sampai yang saya khawatirkan justru mengikat kaki kita sendiri. Sementara negara sekitar kita bangun PLTN justru dari sisi risiko kita kena," ungkap dia.

Satya justru menyarankan Indonesia tidak tertinggal dengan negara-negara tetangga yang sudah lari jauh mengembangkan energi nuklir. Jangan sampai, lanjut dia, justru membuat Indonesia tertinggal dengan negara sahabat se-ASEAN yang mulai mengembangkan nuklir.

"Potensi uranium kita banyak. Silakan bangun PLTN dengan mempertimbangkan banyak hal. Jangan sampai tertinggal karena akan mempengaruhi perkembangan ekonomi kita," tutup Satya.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Ukraina Serukan Warga...
Ukraina Serukan Warga Dekat PLTN PLTN Zaporizhzhia Mengungsi
Segudang Asa Pengembangan...
Segudang Asa Pengembangan Energi Nuklir di Indonesia
Uni Emirat Arab Kini...
Uni Emirat Arab Kini Memiliki PLTN Pertama di Timur Tengah
Pembangunan PLTN Masih...
Pembangunan PLTN Masih Tunggu Arahan Jokowi
Perkembangan PLTN Stagnan...
Perkembangan PLTN Stagnan dalam 10 Tahun Terakhir
Ukraina Tuding Rusia...
Ukraina Tuding Rusia Tahan Direktur PLTN Zaporizhzhia
Berita Terkini
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
9 jam yang lalu
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
10 jam yang lalu
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
10 jam yang lalu
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
11 jam yang lalu
Bitget Stocks 2.0 Hadir...
Bitget Stocks 2.0 Hadir Menghubungkan Ekuitas Berbentuk Token dengan Likuiditas Nyata
11 jam yang lalu
LPPOM Paparkan Peluang...
LPPOM Paparkan Peluang Industri Halal Indonesia di Tokyo
11 jam yang lalu
Infografis
Ini Beda Spek dan Harga...
Ini Beda Spek dan Harga Motor Listrik Mahal BGN Emmo JVX GT vs JVH Max
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved