DPR Nilai Pembatasan BBM Bersubsidi Gagal Tekan Konsumsi

Kamis, 28 Agustus 2014 - 17:54 WIB
DPR Nilai Pembatasan...
DPR Nilai Pembatasan BBM Bersubsidi Gagal Tekan Konsumsi
A A A
JAKARTA - Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) mengkritisi segala bentuk program pembatasan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsdi yang dikeluarkan pemerintah. Program yang berjalan selama ini dinilai tidak berhasil menekan konsumsi BBM bersubsidi.

Anggota Komisi VII DPR, Bobby Rizaldi menuturkan, program pembatasan BBM bersubsidi pemerintah hanya memperhatikan suplai manajemen. Akibatnya, ruang untuk menekan konsumsi BBM bersubsidi tidak berjalan maksimal.

Dia menjelaskan, beberapa program dalam melakukan pemabatasan BBM bersubsidi seperti penjatahan atau pengitiran, dan membatasi akses penggunaan di kota tak akan memberi implikasi besar terhadap aspek penghematan yang diinginkan. Sebab, program pemerintah hanya fokus dalam suplai manajemen.

"BBM bersubsidi jebol karena pemerintah hanya melakukan supply management seperti pengitiran, batasi akses di kota dan lainnya. Harusnya bukan itu yang dijalankan," kata Bobby di Jakarta, Kamis (28/8/2014).

Dia meminta agar pemerintah melakukan supply-demand, dengan fokus kepada konsumen pengguna BBM bersubsidi. Selama ini, distribusi BBM bersubsidi tidak tepat sasaran.

Sekitar 70% pengguna BBM bersubsidi adalah kalangan menengah ke atas. "Yang sebenarnya harus dilakukan adalah langsung ke konsumen dengan menerapkan distribusi secara tertutup," ujar Bobby.

Dia menilai, pemerintah memiliki kebijakan distribusi BBM bersubsidi secara tertutup. Program ini adalah Sistem Monitoring Pengendalian (SMP) BBM bersubsidi melalui perangkat teknologi Radio Frequency Identification (RFId) yang dijalankan Pertamina.

"Sebenarnya sudah ada RFId. Program itu bisa menyalurkan BBM bersubsidi secara tertutup. Tapi, kenapa tidak dilakukan?" imbuhnya.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pemerintah akan Batasi...
Pemerintah akan Batasi Pembelian BBM Subsidi Mulai 1 Oktober 2024
Pembatasan BBM Subsidi...
Pembatasan BBM Subsidi lewat MyPertamina
PBOIN Tolak Pembatasan...
PBOIN Tolak Pembatasan BBM Bersubsidi
Daftar Mobil yang Dilarang...
Daftar Mobil yang Dilarang Konsumsi Pertalite Mulai September 2022
Pembatasan Pembelian...
Pembatasan Pembelian BBM Subsidi Masih Tersendat Aturan
DPR Minta Pemerintah...
DPR Minta Pemerintah Berlakukan Pembatasan BBM Subsidi
Berita Terkini
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
53 menit yang lalu
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
1 jam yang lalu
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
2 jam yang lalu
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
2 jam yang lalu
Bitget Stocks 2.0 Hadir...
Bitget Stocks 2.0 Hadir Menghubungkan Ekuitas Berbentuk Token dengan Likuiditas Nyata
2 jam yang lalu
LPPOM Paparkan Peluang...
LPPOM Paparkan Peluang Industri Halal Indonesia di Tokyo
2 jam yang lalu
Infografis
26 Miliarder Gagal Cegah...
26 Miliarder Gagal Cegah Zohran Mamdani Jadi Wali Kota Muslim New York
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved