Pemerintah Baru Diminta Benahi Tata Kelola Migas

Minggu, 31 Agustus 2014 - 15:15 WIB
Pemerintah Baru Diminta...
Pemerintah Baru Diminta Benahi Tata Kelola Migas
A A A
JAKARTA - Pengamat perminyakan Kurtubi mengatakan, pemerintahan yang baru harus membenahi tata kelola minyak dan gas (migas). Karena, tata kelola kontrak karya dinilai salah.

"Tata kelola tambang harus diubah. Dengan menggunakan kontrak karya berkontrak itu tata kelolanya salah. Karena pemerintah yang ikut bermain di dalamnya, ada risiko akan terkena arbritrase," ujarnya kepada Sindonews di Jakarta, Minggu (31/8/2014)

Seharusnya, lanjut dia, pemerintah jangan ikut bermain di dalamnya. Berikan "bola" kepada perusahaan negara seperti Pertamina untuk minyak dan untuk tambang aneka tambang.

"Kemudian, saran saya juga dengan mengefisienkan pengelolaan migas di negara kita ini. Bubarkan SKK Migas, di likuidasi dulu itu Undang-Undang Pertamina," ujar Kurtubi.

Alasan dia ingin membubarkan SKK Migas, karena mereka melanggar konstitusi dan pemimpinnya juga melanggar ketentuan hukum yang dirinya harus diperiksa oleh KPK.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
10 Produsen Migas Terbesar...
10 Produsen Migas Terbesar yang Berada di Indonesia
Urgensi Revisi UU Migas...
Urgensi Revisi UU Migas No. 22/2001: Langkah Strategis Menuju Ketahanan Energi Nasional
Realisasi Produksi Migas...
Realisasi Produksi Migas PHE ONWJ
SKK Migas Gelar Supply...
SKK Migas Gelar Supply Chain & National Capacity Summit 2024
ENRG Tegaskan Komitmen...
ENRG Tegaskan Komitmen Transparansi, Kinerja Investasi, dan Prospek Bisnis Berkelanjutan
28 Kesepakatan Migas...
28 Kesepakatan Migas Berpotensi Datangkan Penerimaan Rp35 Triliun
Berita Terkini
Obat Generik Bebas Tarif...
Obat Generik Bebas Tarif 2 Tahun, Lalu Melonjak Jadi 200%
1 jam yang lalu
Jasaraharja Putera Raih...
Jasaraharja Putera Raih Pertumbuhan Berkelanjutan dan RBC Capai 371,90%
2 jam yang lalu
Pelabuhan Patimban Resmi...
Pelabuhan Patimban Resmi Layani Impor Perdana, Komponen Mobil Listrik BYD Lanjut ke Pabrik Subang
2 jam yang lalu
Kinerja Positif 2025,...
Kinerja Positif 2025, Jasa Raharja Catatkan Laba Bersih Rp2,30 Triliun
3 jam yang lalu
Harga Emas Hari Ini...
Harga Emas Hari Ini Berbalik Merayap Naik Rp3 Ribu per Gram, Intip Rincian Lengkapnya
4 jam yang lalu
DJP Gandeng Babinsa...
DJP Gandeng Babinsa dan Bhabinkamtibmas Awasi Pajak: Hanya Pendamping, Tak Perlu Khawatir
5 jam yang lalu
Infografis
Pemprov DKI Jakarta...
Pemprov DKI Jakarta Bakal Bangun 11 Rusun Baru, Ini Lokasinya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved