Upah Buruh Jepang Naik Tak Mampu Tekan Inflasi

Selasa, 02 September 2014 - 11:42 WIB
Upah Buruh Jepang Naik...
Upah Buruh Jepang Naik Tak Mampu Tekan Inflasi
A A A
TOKYO - Upah pekerja di Jepang naik paling tinggi pada Juli sejak 1997, untuk membantu masyarakat dalam mengatasi meningkatnya biaya hidup. Hal ini dilakukan Perdana Menteri Shinzo Abe untuk mencoba untuk menaikkan perekonomian.

Penghasilan bulanan rata-rata naik 2,6% dari tahun sebelumnya setelah naik 1% pada Juni, kementerian tenaga kerja mengatakan di Tokyo hari ini. Kondisi ini disesuaikan dengan inflasi, upah menyusut 1,4%, berturut-turut dalam 13 bulan.

Dorongan pendapatan sebagai tanda kemajuan dalam upaya Abe untuk meletakkan dasar pemulihan ekonomi berkelanjutan. Pada saat yang sama, kegagalan pertumbuhan upah untuk bersaing dengan inflasi dan mengganggu belanja rumah tangga.

"Data upah memberikan kabar baik bagi perekonomian," kata Tsuyoshi Ueno, seorang ekonom di Perpusnas Research Institute di Tokyo seperti dikutip dari Bloomberg, Selasa (2/9/2014).

"Kita tidak harus melompat ke kesimpulan bahwa belanja konsumen akan berkurang. Ada kemungkinan rumah tangga akan memperketat keuangan mereka atas kekhawatiran tentang prospek ekonomi, sehingga pertanyaannya adalah apakah pendapatan akan terus meningkat," ujarnya.

Ekonomi menyusut secara tahunan 6,8% pada kuartal kedua dari tiga bulan sebelumnya sebagai konsumen dan bisnis mengurangi pengeluaran setelah Abe menaikkan pajak penjualan pada April. Belanja rumah tangga dan penjualan ritel turun pada Juli, menunjukkan adanya kelemahan di kuartal ini.

Harga konsumen tidak termasuk makanan segar naik 3,3% pada Juli dari tahun sebelumnya. Tidak termasuk bonus dan lembur, upah naik 0,7%, terbesar sejak Maret 2000.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Dalam Sekejap, 1.000...
Dalam Sekejap, 1.000 Lebih Perusahaan di Jepang Bangkrut
Dampak Inflasi Global...
Dampak Inflasi Global Merembes ke Ekonomi Jepang, Investor Cemas
Resesi, Jepang Tak Lagi...
Resesi, Jepang Tak Lagi Jadi Negara Ekonomi Terbesar Ketiga di Dunia
Ekonomi Tumbang, Jepang...
Ekonomi Tumbang, Jepang Pesimistis Pemulihan Bakal Berjalan Cepat
Terjun ke Jurang Resesi,...
Terjun ke Jurang Resesi, Aktivitas Pabrik di Jepang Semakin Memburuk
Inflasi Jepang Tembus...
Inflasi Jepang Tembus 4%, Pecah Rekor Pertama Sejak 1981
Berita Terkini
Dirut Pertamina Patra...
Dirut Pertamina Patra Niaga Pastikan Layanan SPBU di Palembang Optimal
13 menit yang lalu
Lokasi PFII Belum Final,...
Lokasi PFII Belum Final, Purbaya: Nanti yang Nentuin Menteri Keuangan
22 menit yang lalu
Permintaan Hunian Tetap...
Permintaan Hunian Tetap Tinggi, Alam Sutera Kembangkan Kawasan Residensial Baru
44 menit yang lalu
Tak Hanya di Bali, PFII...
Tak Hanya di Bali, PFII Juga Akan Dibangun di Jakarta
56 menit yang lalu
SPKS Dorong Riset BPDP...
SPKS Dorong Riset BPDP Hasilkan Teknologi Murah untuk Petani Sawit
1 jam yang lalu
Transformasi IFG Tak...
Transformasi IFG Tak Hanya Streamlining, Tapi Perkuat Tata Kelola Investasi
1 jam yang lalu
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved