Chatib: Pertumbuhan Ekonomi RI 2015 Dibayangi AS

Rabu, 03 September 2014 - 12:24 WIB
Chatib: Pertumbuhan...
Chatib: Pertumbuhan Ekonomi RI 2015 Dibayangi AS
A A A
JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu) Chatib Basri mengatakan, pemerintah mendatang perlu mengantisipasi beberapa kondisi ekonomi global, seperti membaiknya ekonomi Amerika Serikat (AS) dan perlambatan ekonomi China.

"AS tumbuh 4,2% tahun depan, dan mungkin ini tertinggi dalam enam tahun terakhir. Kemudian pertumbuhan penciptaan lapangan kerjanya sudah di atas 200 ribu," ujarnya di Gedung DPR/MPR RI Jakarta, Rabu (3/9/2014).

Mantan Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) ini mengatakan, beberapa peristiwa ini bukan tidak mungkin menyebabkan normalisasi kebijakan moneter akan lebih cepat.

"Tingkat bunga juga akan alami peningkatan, dan jadikan tekanan dalam pasar uang di seluruh emerging market termasuk Indonesia," terang dia.

Chatib mengatakan, kondisi ini akan mengakibatkan likuiditas semakin ketat. Dan akan berpengaruh kepada kebijakan moneter emerging market di Indonesia.

"Tiongkok (China) mengalami penurunan pertumbuhan ekonomi yang jadikan harga komoditas menurun, ini akan membuat pressure kita tidak mudah di 2015," jelasnya.

Seperti diketahui, asumsi makro yang ditetapkan pemerintah dalam Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Negara (RAPBN) 2015, pemerintah menargetkan pertumbuhan ekonomi Indonesia 2015 sebesar 5,6%.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pertumbuhan Ekonomi...
Pertumbuhan Ekonomi Sulawesi Selatan Kuartal I Tahun 2024
Dorong Industri Event...
Dorong Industri Event untuk Pertumbuhan Ekonomi Nasional
Proyeksi Pertumbuhan...
Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi RI Kembali Dipangkas
BI Proyeksikan Ekonomi...
BI Proyeksikan Ekonomi RI Tumbuh 4,7 Persen hingga 5,5 Persen di 2025
Prospek Bisnis Seiring...
Prospek Bisnis Seiring Pertumbuhan Ekonomi RI
Membaca Ketahanan Ekonomi...
Membaca Ketahanan Ekonomi RI dalam Dinamika Global Kuartal III 2025
Berita Terkini
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
57 menit yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
1 jam yang lalu
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
1 jam yang lalu
PLN EPI, PLN Puslitbang...
PLN EPI, PLN Puslitbang dan ITERA Kolaborasi Kembangkan Tanaman Energi
2 jam yang lalu
Pelindo Sinergi Lokaseva...
Pelindo Sinergi Lokaseva Catat Kinerja Operasional Positif di Awal 2026
2 jam yang lalu
BRI Life Ungkap Peran...
BRI Life Ungkap Peran Mitra Stategis Selama 4 Dekade
3 jam yang lalu
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved