Evaluasi Tiga Tahun MP3EI dari Kacamata Ekonom

Jum'at, 05 September 2014 - 18:02 WIB
Evaluasi Tiga Tahun...
Evaluasi Tiga Tahun MP3EI dari Kacamata Ekonom
A A A
JAKARTA - Masterplan Percepatan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI) memasuki tahun ketiga. Program besar pembangunan ekonomi Indonesia ini telah dicanangkan sejak 2011 lalu, bersamaan dengan satu abad kebangkitan nasional. Lalu bagaimana ekonom menilai progress mega proyek ini?

Ekonom dari Institute for Development of Economic and Financial (Indef) Aviliani menilai, pada dasarnya proyek tersebut sangat bagus sebab pertumbuhan ekonomi di luar Jawa terutama Indonesia bagian timur yang menjadi fokus utama.

Selain itu, pembangunan ekonomi di 22 sektor ekonomi itu dikembangkan, dan diambil di semua koridor. "Yang kedua pembangunan 22 sektor ekonomi itu dikembangkan, diambil semua koridor. Artinya pemerintah ingin pemerataan itu terjadi," tutur dia di JCC Senayan, Jakarta, Jumat (5/9/2014).

Yang menjadi kendalanya, sambung Aviliani, semua proyek dalam MP3EI itu belum masuk dalam proyek di Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional ataupun Daerah (RPJMN/RPJMD). "Sehingga ada proyek-proyek yang enggak bisa dianggarkan dari APBN atau APBD," tambah dia.

Sekretaris Komite Ekonomi Nasional (KEN) ini menilai, pembebasan lahan pun menjadi kendala utama dalam megaproyek MP3EI ini.

Selain itu, anggaran yang terbatas mengakibatkan proyek MP3EI tidak bisa serta merta langsung selesai dan dirasakan hasilnya. MP3EI itu baru bisa dilihat hasilnya dua hingga tiga tahun kedepan.

"Karena pembangunannya saja sudah membutuhkan waktu setahun dua tahun. Ada proyek yang sudah groundbreaking, kemudian jalan tapi hasilnya belum bisa dinikmati. Orang kan kadang-kadang instan, pinginnya kalau ada program MP3EI langsung dirasakan. Jadi enggak mungkin langsung." pungkas dia.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkini
Harga Emas Antam Turun...
Harga Emas Antam Turun Rp15.000 Jadi Rp2,63 Juta per Gram Hari Ini
40 menit yang lalu
QuickPro Ajak Trader...
QuickPro Ajak Trader Emas Bangun Kemandirian Analisa
55 menit yang lalu
Topremit Catat 300.000...
Topremit Catat 300.000 Pengguna, Remitansi Digital Kian Digemari
1 jam yang lalu
IHSG Pagi Ini Anjlok...
IHSG Pagi Ini Anjlok Lebih 1%, Balik ke Level 5.700-an
1 jam yang lalu
Perkuat Industri Maritim,...
Perkuat Industri Maritim, BKI Dorong Kolaborasi PIKKI Bersama PT PAL
2 jam yang lalu
Sensus Ekonomi 2026...
Sensus Ekonomi 2026 Jadi Navigasi Pembangunan Nasional
2 jam yang lalu
Infografis
Rentetan Kasus Korupsi...
Rentetan Kasus Korupsi di Jateng: Tiga Bupati Terjaring KPK pada Awal 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved