Minyak WTI dan Brent Alami Penurunan Mingguan

Sabtu, 06 September 2014 - 11:10 WIB
Minyak WTI dan Brent...
Minyak WTI dan Brent Alami Penurunan Mingguan
A A A
NEW YORK - Harga minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) dan brent turun setelah pertumbuhan pekerjaan di Amerika Serikat (AS) lebih lemah dari perkiraan pada Agustus, termasuk pengaruh Ukraina dan separatis pro-Rusia yang sepakat untuk gencatan senjata.

Kedua minyak patokan itu terjadi penurunan mingguan. Pengusaha AS menambahkan jumlah pekerjaan pada Agustus menjadi yang paling sedikit tahun ini, data Departemen Tenaga Kerja menunjukkan hari ini.

Kedua belah pihak sepakat untuk menghentikan pertempuran pada 18:00 waktu setempat hari ini, Heidi Tagliavini, wakil dari Organisasi untuk Keamanan dan Kerjasama di Eropa, mengatakan setelah pembicaraan di Minsk, Belarus. Rusia merupakan eksportir energi terbesar dunia.

"Laporan pengangguran mengecewakan," kata Kyle Cooper, direktur penelitian dengan IAF Advisors dan Cypress Energi Capital Management di Houston seperti dikutip dari Bloomberg, Sabtu (6/9/2014).

"Ini bukti bahwa perekonomian tidak akan bagus. Hal ini menimbulkan kekhawatiran permintaan, terutama ketika ekonomi di tempat lain tampak lemah," terangnya.

WTI untuk pengiriman Oktober tergelincir USD1,16, atau 1,2%, menjadi USD93,29 per barel di New York Mercantile Exchange. Harga menurun 2,8% minggu ini dan turun 5,2% tahun ini.

Sementara, minyak brent untuk pengiriman Oktober juga turun USD1,01, atau 1% untuk mengakhiri sesi di USD100,82 per barel di London berbasis ICE Futures Europe exchange. Kontrak turun 2,3% persen pada minggu ini. Minyak mentah patokan Eropa ditutup dengan premi USD7,53 untuk WTI, naik dari USD7,38 kemarin.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Stok Seret Bikin Harga...
Stok Seret Bikin Harga Minyak Mentah Dunia Terkerek Naik
Amerika Buka Pembatasan,...
Amerika Buka Pembatasan, Harga Minyak Akan Terus Naik
Harga Minyak Ambrol...
Harga Minyak Ambrol 9% dalam Sepekan, Minggu Depan Gimana?
Harga Minyak Mentah...
Harga Minyak Mentah Dunia Melayang Dekati Posisi USD70 Per Barel
OPEC Bakal Jaga Harga...
OPEC Bakal Jaga Harga Minyak Mentah Dunia di Posisi USD70 per Barel
Tumbuh 173%, Komoditas...
Tumbuh 173%, Komoditas Minyak Mentah Jadi Primadona di 2021
Berita Terkini
Menangkap Pangsa Terbesar...
Menangkap Pangsa Terbesar Wisata Medis, Malaysia Fair 2026 Hadir di Jakarta
40 menit yang lalu
Petani Sawit: Margin...
Petani Sawit: Margin dan Kewenangan BUMN Tentukan Harga Jadi Beban Berat Ekosistem Sawit
1 jam yang lalu
Dasco Panggil Menkeu...
Dasco Panggil Menkeu dan Gubernur BI: Evaluasi Perkembangan Ekonomi
3 jam yang lalu
Lompatan Besar Transportasi...
Lompatan Besar Transportasi Publik Jakarta: Terbaik Kedua di ASEAN, Posisi ke-27 Dunia
6 jam yang lalu
IHSG Sepekan Ambruk...
IHSG Sepekan Ambruk 8,69%, Market Cap Menyusut Jadi Rp9.807 Triliun
6 jam yang lalu
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
16 jam yang lalu
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved