Penunjukkan Dirut BUMN Harus Direstui Presiden Baru

Senin, 08 September 2014 - 16:57 WIB
Penunjukkan Dirut BUMN...
Penunjukkan Dirut BUMN Harus Direstui Presiden Baru
A A A
JAKARTA - Kepemimpinan kursi Direktur Utama PT Garuda Indonesia Tbk yang saat ini diduduki oleh Emirsyah Satar akan segera berakhir. Hingga saat ini belum ada bayangan siapa yang akan menggantikan orang nomer satu BUMN penerbangan itu.

Termasuk Menteri BUMN Dahlan Iskan belum bersedia menanggapi siapa yang akan menggantikan Emir nantinya. "Saya belum mau berkomentar ya, belum dibicarakan juga karena saya tidak mau mengambil putusan pada saat hampir berakhirnya masa pemerintahan ini," ujar dia melalui pesan singkatnya kepada media, Senin (8/9/2014).

Dahlan menjelaskan, memang Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengisyaratkan agar bisa saja putusan penting diambil, namun harus ada pembicaraan dengan presiden yang terpilih (Joko Widodo).

"Saya tidak mau lancang meminta pendapat beliau (Joko Widodo) karena status saya saat ini masih menterinya pak SBY kan. Hanya saja kemarin saya sudah mendapat isyarat melaui tim yang beliau tunjuk bahwa saya diperbolehkan untuk menjajakinya," ujar Dahlan.

Keputusan yang berlaku untuk perusahaan penerbangan pelat merah ini, lanjut Dahlan, juga berlaku untuk Pertamina, PLN dan BUMN lainnya yang besar.

"Tapi saya harus hati-hati, jangan sampai ada kesan masa transisi sebagai pemerintahan bersama. Saat ini sampai tanggal 19 Oktober nanti masih sebagai pemerintahan pak SBY," pungkasnya.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Srikandi BUMN Hadirkan...
Srikandi BUMN Hadirkan Lingkungan Kerja yang Inklusif
Kekecewaan Jokowi pada...
Kekecewaan Jokowi pada Sejumlah BUMN Sakit, Direspons DPP Pekat IB dengan Aduan ke KPK
Diskusi Mencari Sosok...
Diskusi Mencari Sosok yang Tepat Membangkitkan BUMN
Garuda Indonesia Raih...
Garuda Indonesia Raih Lima Penghargaan Terbaik Pada Ajang BUMN Branding and Marketing Award 2020
BUMN Dipangkas Jadi...
BUMN Dipangkas Jadi 30, Ini Perusahaan yang Bakal Dimerger
Erick Thohir Bakal Tutup...
Erick Thohir Bakal Tutup 7 Perusahaan BUMN yang Tak Beroperasi
Berita Terkini
Lompatan Besar Transportasi...
Lompatan Besar Transportasi Publik Jakarta: Terbaik Kedua di ASEAN, Posisi ke-27 Dunia
1 jam yang lalu
IHSG Sepekan Ambruk...
IHSG Sepekan Ambruk 8,69%, Market Cap Menyusut Jadi Rp9.807 Triliun
1 jam yang lalu
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
11 jam yang lalu
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
12 jam yang lalu
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
13 jam yang lalu
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
13 jam yang lalu
Infografis
5 Presiden Indonesia...
5 Presiden Indonesia yang Paling Sering Reshuffle Kabinet
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved