Skema Jokowi-JK Perangi Mafia Migas Tidak Jelas

Selasa, 09 September 2014 - 12:28 WIB
Skema Jokowi-JK Perangi...
Skema Jokowi-JK Perangi Mafia Migas Tidak Jelas
A A A
JAKARTA - Selain polemik mengenai kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM), kuota BBM subsidi yang berpotensi jebol, permasalahan tata kelola migas di Indonesia juga diwarnai mafia migas yang membuat tata kelola migas semakin bobrok.

Direktur Eksekutif Global Future Institute (GFI) Hendrajit menuturkan, skema dari duet Presiden dan Wakil Presiden terpilih Joko Widodo dan Jusuf Kalla (Jokowi-JK) masih tidak jelas.

Dia mengaku, skema yang diusung Jokowi-JK dalam berbagai kampanyenya justru tidak mencerminkan adanya kontra skema terhadap kapitalisme global.

"Yang penting kejelasan skema dari duet Jokowi-JK dalam konteks memerangi mafia migas. Skema dari Jokowi cenderung tidak jelas. Saya tidak menangkap adanya kontra skema terhadap kapitalisme global," tuturnya dalam Diskusi Mafia Migas, Siapa dan Bagaimana Bekerja? di The Acacia Hotel Jakarta, Selasa (9/9/2014).

Menurutnya, para mafia migas di Indonesia bersembunyi dalam lingkup pemerintahan. Mereka berjalan beriringan dengan para punggawa di pemerintahan.

"Bayangkan kalau Indonesia punya presiden yang tidak paham dengan tren global. Mafia itu dasar utamanya interest group yang bukan hanya lobi pemerintah, tapi sudah menegara di pemerintahan dan di DPR," terang dia.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
10 Produsen Migas Terbesar...
10 Produsen Migas Terbesar yang Berada di Indonesia
Urgensi Revisi UU Migas...
Urgensi Revisi UU Migas No. 22/2001: Langkah Strategis Menuju Ketahanan Energi Nasional
Realisasi Produksi Migas...
Realisasi Produksi Migas PHE ONWJ
SKK Migas Gelar Supply...
SKK Migas Gelar Supply Chain & National Capacity Summit 2024
ENRG Tegaskan Komitmen...
ENRG Tegaskan Komitmen Transparansi, Kinerja Investasi, dan Prospek Bisnis Berkelanjutan
28 Kesepakatan Migas...
28 Kesepakatan Migas Berpotensi Datangkan Penerimaan Rp35 Triliun
Berita Terkini
Dulu Dijajah Belanda,...
Dulu Dijajah Belanda, Kini Digerus Impor? Mantan Menkeu Ungkap Jurus Jitu Cetak Ekonomi Tumbuh 8%
5 jam yang lalu
Warga India Gila Emas,...
Warga India 'Gila' Emas, Perusahaan Gadai Rusia Bidik Pasar Rp89.038 Triliun
7 jam yang lalu
Asabri Dorong Transformasi...
Asabri Dorong Transformasi Layanan Berbasis ESG, Kepuasan Peserta Capai 96,03%
9 jam yang lalu
Distribusi BBM di Kota...
Distribusi BBM di Kota Medan Makin Lancar, Antrean di SPBU Mulai Normal
9 jam yang lalu
Jebakan Ilusi PDB, Mantan...
Jebakan Ilusi PDB, Mantan Menkeu Fuad Bawazier Ungkap Fakta di Balik Utang RI Rp8.000 Triliun
10 jam yang lalu
AKPY-BPDP Latih Pekebun...
AKPY-BPDP Latih Pekebun Sawit di Paser Tingkatkan Nilai Jual TBS
10 jam yang lalu
Infografis
10 Negara yang Paling...
10 Negara yang Paling Tidak Dikenal, dari Nauru hingga Tuvalu
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved