Elpiji 12 Kg Resmi Naik Jadi Rp114 Ribu/Tabung

Rabu, 10 September 2014 - 09:50 WIB
Elpiji 12 Kg Resmi Naik...
Elpiji 12 Kg Resmi Naik Jadi Rp114 Ribu/Tabung
A A A
JAKARTA - Direktur Pemasaran dan Niaga PT Pertamina (Persero) Hanung Budya mengumumkan bahwa permintaan Pertamina atas kenaikan harga gas elpiji 12 kilogram (kg) sudah disetujui oleh Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian.

Hanung mengatakan, Pertamina telah memutuskan bahwa sejak 10 September 2014, pukul 00.00 WIB bahwa harga elpiji non-subsidi ukuran 12 kg tersebut naik dari harga Rp92.000 menjadi Rp114.000 per tabung.

"Namun untuk harga di warung akan lebih mahal harganya Rp3.000-Rp5.000. Harga di agen sekitar Rp114 ribu, namun jika di warung akan ada deviasi sekitar paling banyak Rp5.000," ujar Hanung dalam jumpa pers di kantornya, Jakarta, Rabu (10/9/2014).

Hanung menambahkan, dengan adanya kenaikan ini, diperkirakan akan memperbaiki kerugian Pertamina sebesar Rp452 miliar pada tahun ini.

"Selama 5 tahun terakhir bisnis elpiji Pertamina ini kan merugi sebesar Rp17 triliun. Prediksi kerugian setelah kenaikan Rp5,7 triliun," ujar dia.

Dengan kenaikan elpiji 12 kg tersebut, maka harga per gas elpiji naik Rp1.500 per kg.

"Dengan kenaikan ini, harga jual rata-rata elpiji 12 kg nett dari Pertamina menjadi Rp7.569 per kg dari sebelumnya Rp6.069 per kg," kata Hanung.

Hanung menjelaskan, jika ditambah dengan komponen biaya lainnya, seperti transpor, filling fee, margin agen dan pajak pertambahan nilai (PPN), maka harga jual di agen menjadi Rp9.519 per kg atau Rp114.300 per tabung dari sebelumnya Rp7.731 per kg atau Rp92.800 per tabung.

"Apabila dibandingkan dengan harga keekonomian elpiji, harga jual tersebut masih jauh di bawah keekonomiannya. Berdasarkan rata-rata CP Aramco YoY Juni 2014 sebesar USD 891,78 per metrik ton dan kurs Rp11.453 per USD, ditambah komponen biaya seperti di atas maka harga keekonomian elpiji 12 kg saat ini seharusnya Rp15.110 per kg atau Rp181.400 per tabung," tutur Hanung.

Sebagai informasi, keputusan Pertamina menaikkan harga gas elpiji 12 kg ini sesuai dengan rapat koordinasi (rakor) di kantor Kementerian Koordinator bidang Perekonomian, yang dipimpin oleh Menko Perekonomian Chairul Tanjung pada Senin (8/9/2014).

Rakor yang dihadiri Menteri BUMN Dahlan Iskan, Wamen ESDM Susilo Siswoutomo, Direktur Pemasaran dan Niaga Pertamina Hanung Budya, Kepala BPH Migas Andy Sommeng tersebut membicarakan masalah atau usulan Pertamina untuk menaikkan harga gas elpiji 12 kg.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
PT HTGJ Ogah Dituding...
PT HTGJ Ogah Dituding Distribusikan Elpiji Oplosan, Dukung Investigasi Pertamina
Ramadhan, Satgas Pertamina...
Ramadhan, Satgas Pertamina Pastikan Pasokan BBM dan Elpiji Sumbar Aman
Prediksi Konsumsi Naik...
Prediksi Konsumsi Naik 5%, Pertamina Pastikan Stok LPG Aman Saat Lebaran 2020
UMKM Serap 17 Persen...
UMKM Serap 17 Persen Elpiji 3 Kilogram
Pertamina Lakukan Penambahan...
Pertamina Lakukan Penambahan Fakultatif Kebutuhan LPG 3 Kg untuk Wilayah Jabodetabek
Orang Kaya Pakai Gas...
Orang Kaya Pakai Gas Melon, Pengamat: Malu Dong!
Berita Terkini
Dasco Bahas Tata Kelola...
Dasco Bahas Tata Kelola PT DSI Bersama Bahlil dan Kepala BP BUMN: Ada Beberapa Perlu Diperjelas
1 jam yang lalu
Dipakai Bayar Utang...
Dipakai Bayar Utang dan Jaga Rupiah, Cadangan Devisa Mei 2026 Ambles ke USD144,9 Miliar
2 jam yang lalu
NHM Terima Penghargaan...
NHM Terima Penghargaan atas Kontribusi Aktif dalam Perlindungan Lingkungan
2 jam yang lalu
Harga Emas Dibuka Naik...
Harga Emas Dibuka Naik Rp5 Ribu ke Rp2.743.000 per Gram, Intip Rinciannya
3 jam yang lalu
Marketplace kian Sesak,...
Marketplace kian Sesak, Momentum Baru bagi Pertumbuhan Bisnis Mandiri
4 jam yang lalu
IHSG Hari Ini Dibuka...
IHSG Hari Ini Dibuka Makin Terkapar di Posisi 5.486, Ada 515 Saham Melemah
4 jam yang lalu
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved