Indonesia Jadi Pasar Primadona di ASEAN

Kamis, 11 September 2014 - 15:31 WIB
Indonesia Jadi Pasar...
Indonesia Jadi Pasar Primadona di ASEAN
A A A
JAKARTA - Presiden Direktur PT Mustika Ratu Tbk Putri K Wardhani mengatakan, Indonesia merupakan pasar potensial dan menjadi primadona untuk produk luar negeri, khususnya pasar ASEAN.

Hal tersebut dikatakan Putri dalam menanggapai akan dibukanya pasar bebas di ASEAN atau ASEAN Economic Community (AEC) 2015.

Pasalnya, jumlah populasi penduduk Indonesia yang Hampir setengah dari jumlah penduduk Indonesia, memunculkan anggapan bahwa Indonesia sangat potensial.

"Indonesia di ASEAN memiliki populasi terbesar, 40%," katanya di kantor Kementerian Perdagangan (Kemendag), Jakarta, Kamis (11/9/2014).

Karena itu, dia menekankan pentingnya dilakukan sertifikasi agar produk Indonesia bisa bersaing di pasar regional.

Dia menjelaskan, sertifikasi produk diperlukan agar produk nasional bisa menembus pasar luar negeri.

Menurutnya, tingkat suku bunga bank di Indonesia masih tertinggi di ASEAN yang mencapai 11,5%. Bahkan nilai tersebut jauh di atas Malaysia sebesar 3% dan Vietnam 7,6%.

Hal tersebut menjadikan Indonesia sulit bersaing dengan negara lainnya di lingkungan ASEAN. "Ini sulit bersaing dalam harga," ucapnya.

Selain itu, juga harus ada proteksi yang membuat produk dalam negeri bisa bersaing. Salah satunya melalui Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) Nomor 70 Tahun 2013.

Putri mengatakan, melalui Permen tersebut, produk dalam negeri bisa masuk supermarket dan mampu bersaing dengan produk luar negeri. "Saya sudah sampaikan pemerintah baru jangan utak-atik," tandasnya.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Gaet Mea Shahira, Eka...
Gaet Mea Shahira, Eka Winky Project Lahirkan Karya Baru
Transformasi Digital...
Transformasi Digital dan Keberlanjutan Kunci Pencapaian Target Cetak Biru MEA 2025
Subholding Gas Pertamina,...
Subholding Gas Pertamina, MEA dan WLI Baku Gandeng Penuhi Kebutuhan Listrik 30 MW
Berita Terkini
Kebijakan Tambang RI...
Kebijakan Tambang RI Berubah-ubah, Investor China Mulai Alihkan Investasi Nikel ke Afrika
51 menit yang lalu
Saatnya Bayar Tagihan...
Saatnya Bayar Tagihan PBB-P2, Ada Diskon 7,5% hingga 31 Juli 2026
1 jam yang lalu
Barat Remehkan Blokade...
Barat Remehkan Blokade Selat Hormuz, Pasokan Minyak Dunia di Titik Kritis
1 jam yang lalu
MDLA Luncurkan Armada...
MDLA Luncurkan Armada Mobil Listrik, Dorong Transformasi Distribusi Rendah Emisi
4 jam yang lalu
Cargo Murah Kian Dibutuhkan...
Cargo Murah Kian Dibutuhkan di Tengah Meningkatnya Aktivitas Pengiriman Barang
11 jam yang lalu
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
11 jam yang lalu
Infografis
Daftar Lengkap Skuad...
Daftar Lengkap Skuad Timnas Jerman di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved