Harga Emas Antam Bertahan Selama Empat Hari
Jum'at, 12 September 2014 - 09:29 WIB
Harga Emas Antam Bertahan Selama Empat Hari
A
A
A
JAKARTA - Harga jual dan beli kembali (buyback) emas PT Aneka Tambang Tbk (Antam) masih bertahan sejak perdagangan sejak Selasa (9/9/2014). Dengan demikian, harganya bertahan selama empat hari berturut-turut.
Dilansir dari situs resmi Logammulia.com, Jumat (12/9/2014), harga jual emas Antam ukuran 1 gram dibanderol masih pada harga Rp528.000 per gram. Harga buyback emas perseroan juga bertahan di harga Rp471.000 per gram.
Harga jual emas ukuran 2 gram dihargai Rp1.016.000, dengan harga per gram Rp508.000. Adapun, harga emas 3 gram dipatok Rp1.507.000 dengan harga Rp502.000 per gram. Harga emas 4 gram senilai Rp1.996.000 dengan harga per gram Rp499.000.
Selain itu, harga jual emas 5 gram ditetapkan Rp2.495.000 dengan harga per gram dihargai Rp499.000. Harga emas 10 gram dijual Rp4.940.000, dengan harga per gram Rp494.000.
Harga emas 25 gram Rp12.275.000 dengan harga per gram Rp491.000. Harga emas 50 gram sebesar Rp24.500.000, dengan harga per gram Rp490.000.
Kemudian, harga emas 100 gram sebesar Rp48.950.000, dengan harga per gram Rp489.500. Harga emas 250 gram mencapai Rp122.250.000, dengan harga per gram Rp489.000. Emas ukuran 500 gram dihargai Rp244.300.000, dengan harga per gram Rp488.600.
Sementara harga emas global jatuh untuk hari ketiga dan mengalami koreksi mingguan kedua karena spekulasi suku bunga acuan Amerika Serikat (AS) akan naik lebih cepat dari perkiraan.
Harga emas untuk untuk pengiriman segera turun sebanyak 0,2% menjadi USD1.237,91 per ons, dan diperdagangkan pada harga USD 1.238,03 pada pukul 09.27 pagi di Singapura.
Logam ini kemarin turun ke harga USD1.235,06, level terendah sejak 23 Januari 2014. Harga emas telah terkoreksi 2,4% sepanjang pekan ini setelah turun 1,4% pada pekan lalu.
"Harga emas kemungkinan akan jatuh jika The Fed menjadi lebih mendukung kenaikan suku bunga," kata analis di Commonwealth Bank of Australia Lachlan Shaw seperti dilansir Bloomberg, Jumat (12/9/2014).
Menurut dia, harga emas sepanjang tahun ini telah berfluktuasi, terutama pada permintaan sebagai investasi aman di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik di dunia.
Dilansir dari situs resmi Logammulia.com, Jumat (12/9/2014), harga jual emas Antam ukuran 1 gram dibanderol masih pada harga Rp528.000 per gram. Harga buyback emas perseroan juga bertahan di harga Rp471.000 per gram.
Harga jual emas ukuran 2 gram dihargai Rp1.016.000, dengan harga per gram Rp508.000. Adapun, harga emas 3 gram dipatok Rp1.507.000 dengan harga Rp502.000 per gram. Harga emas 4 gram senilai Rp1.996.000 dengan harga per gram Rp499.000.
Selain itu, harga jual emas 5 gram ditetapkan Rp2.495.000 dengan harga per gram dihargai Rp499.000. Harga emas 10 gram dijual Rp4.940.000, dengan harga per gram Rp494.000.
Harga emas 25 gram Rp12.275.000 dengan harga per gram Rp491.000. Harga emas 50 gram sebesar Rp24.500.000, dengan harga per gram Rp490.000.
Kemudian, harga emas 100 gram sebesar Rp48.950.000, dengan harga per gram Rp489.500. Harga emas 250 gram mencapai Rp122.250.000, dengan harga per gram Rp489.000. Emas ukuran 500 gram dihargai Rp244.300.000, dengan harga per gram Rp488.600.
Sementara harga emas global jatuh untuk hari ketiga dan mengalami koreksi mingguan kedua karena spekulasi suku bunga acuan Amerika Serikat (AS) akan naik lebih cepat dari perkiraan.
Harga emas untuk untuk pengiriman segera turun sebanyak 0,2% menjadi USD1.237,91 per ons, dan diperdagangkan pada harga USD 1.238,03 pada pukul 09.27 pagi di Singapura.
Logam ini kemarin turun ke harga USD1.235,06, level terendah sejak 23 Januari 2014. Harga emas telah terkoreksi 2,4% sepanjang pekan ini setelah turun 1,4% pada pekan lalu.
"Harga emas kemungkinan akan jatuh jika The Fed menjadi lebih mendukung kenaikan suku bunga," kata analis di Commonwealth Bank of Australia Lachlan Shaw seperti dilansir Bloomberg, Jumat (12/9/2014).
Menurut dia, harga emas sepanjang tahun ini telah berfluktuasi, terutama pada permintaan sebagai investasi aman di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik di dunia.
(rna)
Lihat Juga :