Pengawasan LCGC Minum BBM Subsidi Harus Diperketat

Jum'at, 12 September 2014 - 13:18 WIB
Pengawasan LCGC Minum...
Pengawasan LCGC Minum BBM Subsidi Harus Diperketat
A A A
JAKARTA - Menteri Perindustrian (Menperin) MS Hidayat meminta pengawsan penggunaan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi untuk mobil LCGC harus diperketat.

"Itu harus dilarang secara tegas. Nanti dibuat aturannya. Misalnya mobil pribadi termasuk LCGC enggak boleh menggunakan BBM subsidi," ujarnya di Kantor Kementrian Keuangan, Jakarta, Jumat (12/9/2014).

Menurutnya, hal tersbeut yang menjadi masalah saat ini. Karena itu, sanksi dan hukumnya harus dipikirkan. Pelarangannya pun harus ada dalam peraturan tertulis.

"Saat ini kita membuat mesin yang enggak boleh diisi menggunakan BBM bersubsidi. Secara teknis bisa kita buat speknya, namun di buku manualnya juga dilarang, terus orang enggak tahan buat beli. Gimana dong?" tuturnya.

Hidayat menyarankan agar membuat nozzle yang lebih kecil untuk LCGC, namun tetap harus ada pemantauan.

"Nozzle itu dibikin, kalau non subsidi sudah dilarang speknya. Mobil LCGC saat ini didesain minum pertamax, kalau menggunakan premiun, mobilnya bakalan cepet rusak," Ujar dia.

Menperin mengatakan, untuk mobil LCGC saat ini yang di ekspor sebesar 10% dan 90% untuk dalam negeri.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Mobil Listrik Ancam...
Mobil Listrik Ancam Eksistensi LCGC, Harga Murah Tinggal Kenangan?
Sambut Diskon Akhir...
Sambut Diskon Akhir Tahun, Ini Harga Terlengkap Mobil LCGC 2022
5 Alasan Membeli Mobil...
5 Alasan Membeli Mobil LCGC di 2022
Napas Buatan untuk Mobil...
Napas Buatan untuk Mobil Rakyat: Insentif LCGC Diperpanjang di Tengah Penjualan yang Sekarat
Daftar Harga Mobil Murah...
Daftar Harga Mobil Murah yang Tak Lagi Murah: Rincian Lengkap LCGC Juli 2025
Alarm untuk Mobil Rakyat:...
Alarm untuk Mobil Rakyat: Penjualan LCGC Anjlok, Sinyal Bahaya Ekonomi?
Berita Terkini
Mengapa Didimax Menjadi...
Mengapa Didimax Menjadi Pilihan Banyak Trader? Ternyata ini Alasannya
25 menit yang lalu
Kunjungi Rest Area Cipularang,...
Kunjungi Rest Area Cipularang, COO Danantara Puji Transformasi Layanan Tol Jasa Marga
44 menit yang lalu
Harga Emas Naik 5 Ribu...
Harga Emas Naik 5 Ribu Hari Ini, Termurah Dijual Rp1.370.000
1 jam yang lalu
Lippoland Kembangkan...
Lippoland Kembangkan OAZE sebagai Pusat Kehidupan Baru di Cikarang
1 jam yang lalu
Kuasai 25% Kekayaan...
Kuasai 25% Kekayaan Miliarder AS: 144 Imigran Terkaya Pecahkan Rekor Rp39.261 Triliun
1 jam yang lalu
Jelang Mandatori SAF...
Jelang Mandatori SAF 1% di 2027, Pertamina Patra Niaga Percepat Ekosistem
2 jam yang lalu
Infografis
Pemprov DKI Jakarta...
Pemprov DKI Jakarta Potong Pajak Pembelian BBM 5%
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved