Pembangunan Pelabuhan Cilamaya Tidak Masuk Akal

Sabtu, 13 September 2014 - 20:14 WIB
Pembangunan Pelabuhan...
Pembangunan Pelabuhan Cilamaya Tidak Masuk Akal
A A A
JAKARTA - Direktur Eksekutif Indonesia Maritime Institute (IMI) Y Paonganan menilai pembangunan Pelabuhan Cilamaya sebagai proyek tidak masuk akal.

Menurutnya, dalam mencetuskan membangun proyek di bidang maritim pemerintah terkadang tidak masuk logika.

Contohnya, untuk proyek Pelabuhan Cilamaya. Pelabuhan itu adalah pantai utara, awalnya dibangun hanya untuk mengurai kapal di Tanjung Priok yang sudah overload.

"Kenapa tidak dibangun di tempat lain yang lebih spesifik? Misalnya, untuk kendaraan bermotor di Serang (Pelabuhan Bojonegara), dulu kan memakan dana Rp6 triliun, itu kenapa berhenti?" ujar Paonganan kepada Sindonews di Jakarta, Sabtu (13/9/2014)

"Seharusnya itu saja diteruskan, kan bisa juga. Daripada harus membangun Cilamaya yang dari nol," tandasnya.

(Baca: Pembangunan Pelabuhan Cilamaya Bergeser)
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Baru Diresmikan, Operasional...
Baru Diresmikan, Operasional Pelabuhan Patimban Sudah Mengundang Tanya
Kuasa Politik di Balik...
Kuasa Politik di Balik Proyek Pelabuhan Patimban
Pelabuhan Internasional...
Pelabuhan Internasional Patimban Dijadwalkan Akan Diresmikan Jokowi Hari Ini
Alur Masuk Barang Kawasan...
Alur Masuk Barang Kawasan Pelabuhan Kini Miliki Aturan Baru
SPSL Perkuat Standar...
SPSL Perkuat Standar Keselamatan di Lingkungan Operasional Pelabuhan
Pelindo Sinergi Lokaseva...
Pelindo Sinergi Lokaseva Perkuat Budaya K3L di Layanan Pelabuhan
Berita Terkini
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
4 jam yang lalu
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
4 jam yang lalu
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
5 jam yang lalu
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
5 jam yang lalu
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
6 jam yang lalu
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
6 jam yang lalu
Infografis
34 PTS yang Masuk THE...
34 PTS yang Masuk THE Sustainability Impact Ratings 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved