BEI Yakin Pasar Modal RI Tidak Terancam The Fed
Rabu, 17 September 2014 - 14:01 WIB
BEI Yakin Pasar Modal RI Tidak Terancam The Fed
A
A
A
JAKARTA - Direktur utama PT Bursa Efek Indonesia (BEI), Ito Warsito yakin kondisi pasar modal Indonesia tidak akan terdampak situasi Bank Sentral AS, The Fed.
Seperti diketahui, The Fed berencana mempercepat kenaikan suku bunganya (Fed Fund Rate) pada kuartal II atau III tahun depan.
Justru, kata dia, kebijakan pemerintah Indonesia sendiri yang akan memberikan dampak pada industri pasar modal dalam negeri.
"Sebenarnya kebijakan The Fed tidak berdampak pada pasar modal. Kebijakan pemerintah Indonesia sendiri yang akan memberikan dampak menarik investor asing berinvestasi di Indonesia," katanya di Jakarta, Rabu (17/9/2014).
Sebab itu, pihaknya tidak perlu melakukan antisipasi apapun terkait ancaman Bank Sentral Amerika Serikat yang akan menaikkan suku bunga.
Menurutnya, sosialisasi kepada masyarakat untuk berinvestasi di pasar modal lebih penting daripada memikirkan kenaikan suku bunga The Fed.
"Kita tidak peduli dengan kebijakan The Fed pada dasarnya, mereka boleh melakukan apa saja. Yang kita lakukan mendidik masyarakat Indonesia untuk berinvestasi di pasar modal," pungkas Ito.
Seperti diketahui, The Fed berencana mempercepat kenaikan suku bunganya (Fed Fund Rate) pada kuartal II atau III tahun depan.
Justru, kata dia, kebijakan pemerintah Indonesia sendiri yang akan memberikan dampak pada industri pasar modal dalam negeri.
"Sebenarnya kebijakan The Fed tidak berdampak pada pasar modal. Kebijakan pemerintah Indonesia sendiri yang akan memberikan dampak menarik investor asing berinvestasi di Indonesia," katanya di Jakarta, Rabu (17/9/2014).
Sebab itu, pihaknya tidak perlu melakukan antisipasi apapun terkait ancaman Bank Sentral Amerika Serikat yang akan menaikkan suku bunga.
Menurutnya, sosialisasi kepada masyarakat untuk berinvestasi di pasar modal lebih penting daripada memikirkan kenaikan suku bunga The Fed.
"Kita tidak peduli dengan kebijakan The Fed pada dasarnya, mereka boleh melakukan apa saja. Yang kita lakukan mendidik masyarakat Indonesia untuk berinvestasi di pasar modal," pungkas Ito.
(izz)
Lihat Juga :