APBN untuk Infrastruktur Masih Kurang Rp92 Triliun

Rabu, 17 September 2014 - 21:01 WIB
APBN untuk Infrastruktur...
APBN untuk Infrastruktur Masih Kurang Rp92 Triliun
A A A
JAKARTA - Badan Perencanaan dan Pembangunan Nasional (Bappenas) membuat perkiraan akan terjadi kekurangan anggaran di sektor infrastruktur tahun depan senilai total Rp92,74 triliun. Ini karena ketersediaan anggaran negara Rp143,90 triliun, sedangkan total untuk kebutuhan menembus Rp236,64 triliun.

Menanggapi hal tersebut Staf Ahli Menteri Bidang Pembangunan Daerah Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Wahyu Utomo mengakui bahwa alokasi tersebut tidak akan cukup untuk memenuhi program pembangunan pada pemerintahan mendatang.

Namun, menurut dia, hal tersebut bisa diatasi dengan melibatkan lebih banyak pihak swasta dalam proyek-proyek infrastruktur yang menjadi prioritas untuk dibangun.

"Masalah ini bisa diatasi dengan pembukaan diri dengan disertai pembenahan regulasi yang jelas sehingga swasta terlibat dalam infrastruktur," ujarnya di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat, Rabu (17/9/2014).

Selain itu, kekurangan anggaran tersebut, terkhusus untuk daerah, dapat ditambah dari alokasi anggaran infrastruktur di provinsi yang sudah maju dan berkembang. Hal tersebut juga sesuai dengan arahan dari Menteri Perekonomian Chairul Tanjung.

"Pak Menko sudah pernah bilang untuk provinsi yang sudah maju, APBN-nya dikurangi saja agar bisa disalurkan ke daerah lain yang belum maju. Nah ini diperuntukkan bagi pihak swasta sebagai kunci pembangunan infrastruktur saat ini," kata dia.

Wahyu juga mengatakan, jika APBN disalurkan untuk provinsi yang masih kurang akan pembangunan, tentu ini akan semakin mempercepat proses pembangunan infrastruktur di Indonesia.

"Ini juga akan merujuk pada MP3EI ya karena proyeknya pemerintah itu kan membangun Indonesia sampai ke pelosok menjadi lebih maju," tandasnya.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Warga Lebak Banten Protes...
Warga Lebak Banten Protes Pembangunan Jembatan Lambat
Proyek Infrastruktur...
Proyek Infrastruktur Digencarkan dengan Terobosan Pembiayaan
TelkomGroup Berhasil...
TelkomGroup Berhasil Rampungkan Infrastruktur di Sumatra
Pembiayaan Infrastruktur...
Pembiayaan Infrastruktur Turun
Sarana Multi Infrastruktur...
Sarana Multi Infrastruktur Resmikan Fasilitas MCK Untuk Warga Desa Konga, NTT
BUMN Ini Tertarik Jajaki...
BUMN Ini Tertarik Jajaki Kerja Sama dengan Turki Bidang Infrastruktur
Berita Terkini
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
7 jam yang lalu
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
8 jam yang lalu
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
8 jam yang lalu
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
9 jam yang lalu
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
9 jam yang lalu
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
10 jam yang lalu
Infografis
5 Buah Rendah Gula yang...
5 Buah Rendah Gula yang Aman untuk Diet, Tetap Manis dan Menyegarkan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved