Rupiah Berakhir Rebound ke Rp11.970/USD
Jum'at, 19 September 2014 - 16:30 WIB
Rupiah Berakhir Rebound ke Rp11.970/USD
A
A
A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) hari ini berakhir balik arah menguat (rebound) seiring positifnya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada akhir perdagangan.
Nilai tukar rupiah terhadap USD berdasarkan data Bloomberg hari ini ditutup pada level Rp11.970 per USD. Posisi tersebut menguat 13 poin dibanding penutupan Kamis (18/9/2014) di level Rp11.983 per USD.
Masih berdasarkan data Bloomberg, rupiah pagi tadi dibuka pada level Rp11.994 per USD. Adapun, posisi rupiah terkuat pada level Rp11.968 per USD dan terlemah pada level Rp12.007 per USD.
Data Sindonews bersumber dari Limas menunjukkan rupiah hari ini di level Rp11.988 per USD. Posisi ini menguat 6 poin dibanding sebelumnya di level Rp11.994 per USD.
Posisi rupiah berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI pada level Rp11.985 per USD. Posisi ini menguat 45 poin dibanding posisi penutupan sebelumnya di level Rp12.030 per USD.
Data Yahoofinance mencatat mata uang domestik hari ini ditutup juga pada level Rp11.985 per USD, dengan kisaran harian Rp11.973-Rp12.035 per USD. Posisi ini mendatar dengan penutupan kemarin di level Rp11.983 per USD.
Head of Research & Analysis BNI Nurul Eti Nurbaeti mengatakan, relinya IHSG seiring meningkatnya risk appetite dari pelakup pasar terimbas sentimen positif dari bursa Wall Street pada penutupan semalam dan aksi beli dari investor berdampak baik terhadap rupiah.
"Tekanan USD cenderung melemah pasca memburuknya data perumahan di Amerika Serikat semalam untuk periode Agustus," kata dia, Jumat (19/9/2014).
Adapun IHSG hari ini ini ditutup memperpanjang relinya didukung aksi beli asing. IHSG menguat 19,44 poin atau 0,37% ke level 5.227,58.
Nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp6,91 triliun dengan 5,24 miliar saham diperdagangkan dan transaksi beli asing Rp279,20 miliar. Tercatat 181 saham naik, 138 saham melemah dan 94 saham stagnan.
(Baca: BI: Rupiah Melemah Tak Selalu Buruk)
Nilai tukar rupiah terhadap USD berdasarkan data Bloomberg hari ini ditutup pada level Rp11.970 per USD. Posisi tersebut menguat 13 poin dibanding penutupan Kamis (18/9/2014) di level Rp11.983 per USD.
Masih berdasarkan data Bloomberg, rupiah pagi tadi dibuka pada level Rp11.994 per USD. Adapun, posisi rupiah terkuat pada level Rp11.968 per USD dan terlemah pada level Rp12.007 per USD.
Data Sindonews bersumber dari Limas menunjukkan rupiah hari ini di level Rp11.988 per USD. Posisi ini menguat 6 poin dibanding sebelumnya di level Rp11.994 per USD.
Posisi rupiah berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI pada level Rp11.985 per USD. Posisi ini menguat 45 poin dibanding posisi penutupan sebelumnya di level Rp12.030 per USD.
Data Yahoofinance mencatat mata uang domestik hari ini ditutup juga pada level Rp11.985 per USD, dengan kisaran harian Rp11.973-Rp12.035 per USD. Posisi ini mendatar dengan penutupan kemarin di level Rp11.983 per USD.
Head of Research & Analysis BNI Nurul Eti Nurbaeti mengatakan, relinya IHSG seiring meningkatnya risk appetite dari pelakup pasar terimbas sentimen positif dari bursa Wall Street pada penutupan semalam dan aksi beli dari investor berdampak baik terhadap rupiah.
"Tekanan USD cenderung melemah pasca memburuknya data perumahan di Amerika Serikat semalam untuk periode Agustus," kata dia, Jumat (19/9/2014).
Adapun IHSG hari ini ini ditutup memperpanjang relinya didukung aksi beli asing. IHSG menguat 19,44 poin atau 0,37% ke level 5.227,58.
Nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp6,91 triliun dengan 5,24 miliar saham diperdagangkan dan transaksi beli asing Rp279,20 miliar. Tercatat 181 saham naik, 138 saham melemah dan 94 saham stagnan.
(Baca: BI: Rupiah Melemah Tak Selalu Buruk)
(rna)