Harga Emas Antam Terkoreksi Rp2.000/Gram
Senin, 22 September 2014 - 09:30 WIB
Harga Emas Antam Terkoreksi Rp2.000/Gram
A
A
A
JAKARTA - Harga jual emas PT Aneka Tambang Tbk (Antam) awal pekan ini terkoreksi Rp2.000 per gram setelah selama dua hari bertahan.
Dilansir dari situs resmi Logammulia.com, Senin (22/9/2014), harga jual emas Antam ukuran 1 gram dibanderol pada harga Rp524.000 dari hari sebelumnya di harga Rp526.000 per gram.
Harga beli kembali (buyback) emas perseroan juga turun dengan nominal yang sama menjadi Rp465.000 dari harga Rp467.000 per gram.
Harga jual emas ukuran 2 gram dihargai Rp1.008.000, dengan harga per gram Rp504.000. Adapun, harga emas 3 gram dipatok Rp1.494.000 dengan harga Rp498.000 per gram. Harga emas 4 gram senilai Rp1.980.000 dengan harga per gram Rp495.000.
Selain itu, harga jual emas 5 gram ditetapkan Rp2.475.000 dengan harga per gram dihargai Rp495.000. Harga emas 10 gram dijual Rp4.900.000, dengan harga per gram Rp490.000.
Harga emas 25 gram Rp12.175.000 dengan harga per gram Rp487.000. Harga emas 50 gram sebesar Rp24.300.000, dengan harga per gram Rp486.000.
Kemudian, harga emas 100 gram sebesar Rp48.550.000, dengan harga per gram Rp485.500. Harga emas 250 gram mencapai Rp121.250.000, dengan harga per gram Rp485.000. Emas ukuran 500 gram dihargai Rp242.300.000, dengan harga per gram Rp484.600.
Sementara harga emas global mendekati level terendah delapan bukan prospek suku bunga acuan The Fed meningkat pada tahun depan, sehingga mendorong menguatnya dolar Amerika Serikat (USD) dan mengurangi permintaan pada logam mulia.
Emas untuk pengiriman segera diperdagangkan pada harga USD1.217,91 per ons pada pukul 08.31 di Singapura dibanding hari sebelumnya di harga USD1.215,70.
Logam mulia sedang menuju kerugian kuartalan I tahun ini karena USD naik ke level tertinggi empat tahun dan investor mengurangi kepemilikannya pada logam mulia. Pejabat Federal Reserve pekan lalu menaikkan proyeksi suku bunga pada tahun 2015, meski Bank Sentral tetap mempertahankan suku bunga rendah untuk waktu yang cukup.
"Emas ditekan oleh menguatnya USD karena pasar mencerna pernyataan The Fed," kata analis makroekonomi Everbright Futures Co Sun Yonggang seperti dilansir dari Bloomberg, Senin (22/9/2014).
Emas di Comex, New York untuk pengiriman Desember diperdagangkan pada harga USD1.217,60 per ons dari USD1.216,60 pada 19 September, ketika harga turun menjadi USD1.214,20, terendah sejak Januari 2014.
Kepemilikan emas di SPDR Gold Trust, menyentuh level terendah ke 776,44 metrik ton pada 19 September, di bawah kepemilikan di Desember 2008. Investor menarik kepemilikannya sekitar 553 ton tahun lalu, sehingga emas merosot 28%, terbesar dalam lebih dari tiga dekade.
Dilansir dari situs resmi Logammulia.com, Senin (22/9/2014), harga jual emas Antam ukuran 1 gram dibanderol pada harga Rp524.000 dari hari sebelumnya di harga Rp526.000 per gram.
Harga beli kembali (buyback) emas perseroan juga turun dengan nominal yang sama menjadi Rp465.000 dari harga Rp467.000 per gram.
Harga jual emas ukuran 2 gram dihargai Rp1.008.000, dengan harga per gram Rp504.000. Adapun, harga emas 3 gram dipatok Rp1.494.000 dengan harga Rp498.000 per gram. Harga emas 4 gram senilai Rp1.980.000 dengan harga per gram Rp495.000.
Selain itu, harga jual emas 5 gram ditetapkan Rp2.475.000 dengan harga per gram dihargai Rp495.000. Harga emas 10 gram dijual Rp4.900.000, dengan harga per gram Rp490.000.
Harga emas 25 gram Rp12.175.000 dengan harga per gram Rp487.000. Harga emas 50 gram sebesar Rp24.300.000, dengan harga per gram Rp486.000.
Kemudian, harga emas 100 gram sebesar Rp48.550.000, dengan harga per gram Rp485.500. Harga emas 250 gram mencapai Rp121.250.000, dengan harga per gram Rp485.000. Emas ukuran 500 gram dihargai Rp242.300.000, dengan harga per gram Rp484.600.
Sementara harga emas global mendekati level terendah delapan bukan prospek suku bunga acuan The Fed meningkat pada tahun depan, sehingga mendorong menguatnya dolar Amerika Serikat (USD) dan mengurangi permintaan pada logam mulia.
Emas untuk pengiriman segera diperdagangkan pada harga USD1.217,91 per ons pada pukul 08.31 di Singapura dibanding hari sebelumnya di harga USD1.215,70.
Logam mulia sedang menuju kerugian kuartalan I tahun ini karena USD naik ke level tertinggi empat tahun dan investor mengurangi kepemilikannya pada logam mulia. Pejabat Federal Reserve pekan lalu menaikkan proyeksi suku bunga pada tahun 2015, meski Bank Sentral tetap mempertahankan suku bunga rendah untuk waktu yang cukup.
"Emas ditekan oleh menguatnya USD karena pasar mencerna pernyataan The Fed," kata analis makroekonomi Everbright Futures Co Sun Yonggang seperti dilansir dari Bloomberg, Senin (22/9/2014).
Emas di Comex, New York untuk pengiriman Desember diperdagangkan pada harga USD1.217,60 per ons dari USD1.216,60 pada 19 September, ketika harga turun menjadi USD1.214,20, terendah sejak Januari 2014.
Kepemilikan emas di SPDR Gold Trust, menyentuh level terendah ke 776,44 metrik ton pada 19 September, di bawah kepemilikan di Desember 2008. Investor menarik kepemilikannya sekitar 553 ton tahun lalu, sehingga emas merosot 28%, terbesar dalam lebih dari tiga dekade.
(rna)
Lihat Juga :