Pemerintah-Banggar DPR Sepakati Subsidi BBM Rp194,2 T

Senin, 22 September 2014 - 19:26 WIB
Pemerintah-Banggar DPR...
Pemerintah-Banggar DPR Sepakati Subsidi BBM Rp194,2 T
A A A
JAKARTA - Pemerintah dan Badan Anggaran (Banggar) DPR hari ini menyetujui besaran subsidi Bahan Bakar Minyak (BBM) dalam RAPBN 2015 sekitar Rp194,2 triliun atau turun Rp4,6 triliun setelah sebelumnya diajukan sekitar Rp198,8 triliun. Sementara untuk kuota BBM subsidi jumlahnya tetap di angka 46 juta kilo liter.

"Pada rapat kali ini kami telah menyetujui besaran subsidi untuk 2015 yaitu Rp194,2 triliun. Atau ada penghematan berjumlah Rp4,6 triliun," ucap Pimpinan Rapat Banggar Tamsil Linrung di Gedung DPR Senayan, Jakarta, Senin (22/9/2014).

Untuk subsidi elpiji 3 Kilo Gram (Kg) sekitar Rp55,1 triliun, Liquified Gas Vehicle (LGV) Rp4,2 triliun. Selain itu ada Pajak Penambahan Nilai (PPN) atas BBM jenis tertentu Rp25,3 triliun.

Dengan demikian, total untuk subsidi BBM dan elpiji mencapai Rp276 triliun, dengan asumsi kurs Rp11.900 per USD dan ICP USD105 per barel. Padahal sebelumnya angka yang diajukan pemerintah sekitar Rp280,6 triliun.

Kemudian untuk subsidi listrik untuk tahun 2015 dipatok Rp68,69 triliun sudah termasuk insentif untuk investasi PLN. Angka ini turun dari pengajuan sebelum Rp72,4 triliun.

Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Dirjen Migas) Kementerian ESDM, Edy Hermantoro mengatakan, persetujuan ini dibuat berdasarkan dengan menggunakan angka konservatif yakni penghitungan Mobs plus Alpha BBM terendah.

"Dalam hal ini, masih ada hitung-hitungan dari pihak kementerian keuangan, bahwa kita diminta adakan semacam efisiensi lagi dari Rp10 triliun diharapkan tadi disepakati jadi Rp14 triliun dari APBN-P 2014 jadi RAPBN 2015.

Sedangkan Rp4 triliun dari asumsi prediksi mobs plus alpha yang kita pakai. Itu harga perdagangan premium minyak tanah solar jadi betul-betul konservatif," ungkapnya.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Asyik, Subsidi BBM dan...
Asyik, Subsidi BBM dan Listrik Diperpanjang Pemerintah Hingga 2021
Pemerintah Evaluasi...
Pemerintah Evaluasi Kebijakan Penerapan Subsidi Energi
Jokowi: Subsidi Energi...
Jokowi: Subsidi Energi Tembus Rp502,4 Triliun
Pemerintah Masih Mengkaji...
Pemerintah Masih Mengkaji Skema Penyaluran Subsidi Energi
Mendesak Reformasi Subsidi...
Mendesak Reformasi Subsidi Energi
Subsidi Energi Berbasis...
Subsidi Energi Berbasis Orang
Berita Terkini
Kopdes Merah Putih Bukan...
Kopdes Merah Putih Bukan Minimarket, Zulhas: Fungsi Utama Salurkan Subsidi dan Serap Hasil Tani
14 menit yang lalu
Indonesia Didorong Kuasai...
Indonesia Didorong Kuasai Teknologi dan Inovasi Perkuat Industrialisasi Hijau
1 jam yang lalu
Unilever Indonesia Bukukan...
Unilever Indonesia Bukukan Laba Bersih Rp2,1 Triliun di Semester I 2026
1 jam yang lalu
Ada Kabar Baik dari...
Ada Kabar Baik dari AS-Iran, Harga Minyak Dunia Rontok 1%
1 jam yang lalu
Perkuat Operasional...
Perkuat Operasional Rendah Karbon, Danone Indonesia Operasikan PLTS di 11 Pabrik
1 jam yang lalu
Tingkatkan Produktivitas...
Tingkatkan Produktivitas Petani, Mahindra-RMA Indonesia Luncurkan Mahindra OJA 3140
2 jam yang lalu
Infografis
Pemerintah Tetapkan...
Pemerintah Tetapkan 25 Hari Libur dan Cuti Bersama di Tahun 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved