Dibayangi Sentimen Negatif, IHSG Sulit Rebound
Rabu, 24 September 2014 - 07:59 WIB
Dibayangi Sentimen Negatif, IHSG Sulit Rebound
A
A
A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini diperkirakan akan sulit untuk balik arah menguat (rebound) karena masih adanya sentimen negatif.
Research Analyst of Network Market Investor (NMI) Reza Priyambada mengatakan, IHSG membentuk pola evening star menuju middle bollinger band (MBB). MACD masih mendatar gagal mempertahankan pembentukan golden cross dengan histogram negatif yang memanjang. RSI, Stochastic, dan William’s %R melanjutkan penurunan.
"Masih adanya sentimen negatif terus mempengaruhi laju IHSG, sehingga menyulitkan untuk pembalikan arah jika tidak ada sentimen positif lainnya," kata dia, Rabu (24/9/2014).
Dia memprediksi, IHSG akan berada pada rentang support 5.172-5.179 dan resisten 5.192-5.207. Sementara laju IHSG kemarin di bawah kisaran target support 5.197-5.212.
Mulai adanya sentimen negatif mempengaruhi laju IHSG kemarin, sehingga dimanfaatkan untuk profit taking lanjutan. Tampaknya gempuran sentimen negatif belum mereda, sehingga menyulitkan IHSG untuk berbalik menguat.
Di sisi lain, dia menambahkan, kembali melemahnya laju rupiah dan tercatatnya nett sell asing menambah sentimen negatif selain dari imbas laju bursa saham Asia yang variatif cenderung melemah kecuali laju bursa saham China.
Sepanjang perdagangan kemarin, IHSG menyentuh level tertinggi 5.202,45 di awal sesi 1 dan menyentuh level terendah 5.184,16 di awal sesi 1 dan berakhir di level 5.188,11.
Volume perdagangan dan nilai total transaksi naik. Investor asing mencatatkan nett sell dengan penurunan nilai transaksi beli dan kenaikan transaksi jual. Investor domestik mencatatkan nett sell.
Research Analyst of Network Market Investor (NMI) Reza Priyambada mengatakan, IHSG membentuk pola evening star menuju middle bollinger band (MBB). MACD masih mendatar gagal mempertahankan pembentukan golden cross dengan histogram negatif yang memanjang. RSI, Stochastic, dan William’s %R melanjutkan penurunan.
"Masih adanya sentimen negatif terus mempengaruhi laju IHSG, sehingga menyulitkan untuk pembalikan arah jika tidak ada sentimen positif lainnya," kata dia, Rabu (24/9/2014).
Dia memprediksi, IHSG akan berada pada rentang support 5.172-5.179 dan resisten 5.192-5.207. Sementara laju IHSG kemarin di bawah kisaran target support 5.197-5.212.
Mulai adanya sentimen negatif mempengaruhi laju IHSG kemarin, sehingga dimanfaatkan untuk profit taking lanjutan. Tampaknya gempuran sentimen negatif belum mereda, sehingga menyulitkan IHSG untuk berbalik menguat.
Di sisi lain, dia menambahkan, kembali melemahnya laju rupiah dan tercatatnya nett sell asing menambah sentimen negatif selain dari imbas laju bursa saham Asia yang variatif cenderung melemah kecuali laju bursa saham China.
Sepanjang perdagangan kemarin, IHSG menyentuh level tertinggi 5.202,45 di awal sesi 1 dan menyentuh level terendah 5.184,16 di awal sesi 1 dan berakhir di level 5.188,11.
Volume perdagangan dan nilai total transaksi naik. Investor asing mencatatkan nett sell dengan penurunan nilai transaksi beli dan kenaikan transaksi jual. Investor domestik mencatatkan nett sell.
(rna)
Lihat Juga :