Kadin: Tak Masuk Akal Lifting Minyak 900 Ribu Bph

Rabu, 24 September 2014 - 13:20 WIB
Kadin: Tak Masuk Akal...
Kadin: Tak Masuk Akal Lifting Minyak 900 Ribu Bph
A A A
JAKARTA - Komisioner Komite Tetap Hulu Migas Kadin, Firlie Ganinduto menilai lifting minyak sebesar 900 ribu barel per hari (bph) tidak masuk akal dengan cost recovery sebesar USD16 miliar.

"DPR memotong biaya yang seharusnya digunakan untuk meningkatkan produksi. Ini enggak masuk akal. Pemerintah akan bisa menarik rencana 2016 ke 2015 untuk mengejar produksi, tapi kok cost recovery dipangkas? Saya enggak nemu logikanya," terangnya di Jakarta, Rabu (24/9/2014).

Sementara, kilang minyak tidak kunjung terbangun. Pasalnya, pemerintah terkesan hanya 'bermain' mengenai ini dan IRR pengusaha dalam membangun kilang sangat rendah.

"Permasalahannya adalah satu, pada faktanya kilang di Indonesia tidak cukup. Kilang ini sebenarnya bisa mengurangi impor migas," ujarnya.

Firlie juga menyebutkan bahwa IRR membangun kilang di Indonesia hanya 5% yang dipandang sangat rendah oleh pengusaha.

Pengusaha membutuhkan IRR mencapai 11%. Dia menyarankan agar pemerintah mengurangi subsidi BBM dan dananya dijadikan insentif pembangunan kilang.

"Menurut saya, mungkin ada isu subsidi atau dana subsidi kita potong dijadikan insentif pembangunan kilang, khususnya urusan fiskal. Insentif dalam bentuk fiskal. Tax holiday period diperpanjang," tambahnya.

Menurutnya, pengusaha melihat bisnis migas ini seperti lapangan bola. Pemain bisnis akan melihat siapa pemain sepak bola dan melihat kondisi lapangan, hadiahnya apa, wasitnya siapa, lapangannya pasir atau lumpur.

"Pemerintah sebagai penyelenggaranya sedangkan kita melihat hadiahnya bagaimana," pungkas dia.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Dekati Target APBN,...
Dekati Target APBN, Lifting Minyak Semester I/2020 Capai 94,5%
Lifting Minyak RI Kuartal...
Lifting Minyak RI Kuartal I 2024 Tembus 567 Ribu BOPD
Kuartal I/2020, Lifting...
Kuartal I/2020, Lifting Migas Capai 90,4%
Tak Capai Target, Lifting...
Tak Capai Target, Lifting Minyak Kuartal I-2023 hanya 612 Ribu Barel per Hari
Lifting Minyak Semester...
Lifting Minyak Semester I-2025 Capai 578 Ribu BPH, Masih di Bawah Target APBN
Tak Capai Target, Lifting...
Tak Capai Target, Lifting Migas Anjlok di Semester I 2023
Berita Terkini
Respons Purbaya soal...
Respons Purbaya soal Tren Sell Indonesia: Kita Tak Sedang Menuju Seperti 1998 Lagi
4 jam yang lalu
MNC Sekuritas & KSPM...
MNC Sekuritas & KSPM GI Universitas Pelita Bangsa Gelar Seminar Pasar Modal
5 jam yang lalu
Ukir Sejarah, BPS-PT...
Ukir Sejarah, BPS-PT Pos Indonesia Luncurkan Sampul Peringatan Edisi Khusus Sensus Ekonomi 2026
6 jam yang lalu
K-SIGN KKP di Rote Ndao...
K-SIGN KKP di Rote Ndao NTT, RI Bersiap Swasembada Garam Industri
8 jam yang lalu
Diserbu 3.800 Pengunjung,...
Diserbu 3.800 Pengunjung, PINDEX 2026 Disambut Antusias
8 jam yang lalu
Purbaya Desak Seluruh...
Purbaya Desak Seluruh Transaksi di Pelabuhan Pakai Rupiah: Kalau Ada Dolar, Saya Hajar!
8 jam yang lalu
Infografis
Apa Itu Dilema Malaka?...
Apa Itu Dilema Malaka? Strategi AS Cekik Minyak China, Berpotensi Seret Indonesia dalam Konflik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved