Hiswana Migas Tunggu Keputusan HET Elpiji 3 Kg

Kamis, 25 September 2014 - 04:32 WIB
Hiswana Migas Tunggu...
Hiswana Migas Tunggu Keputusan HET Elpiji 3 Kg
A A A
PALEMBANG - Domisioner Musyawarah Cabang Hiswana Migas VIII yang juga selaku Ketua DPC Palembang periode berjalan, Alpisarrin mengatakan, pihaknya masih menunggu kebijakan yang akan diputuskan Pemprov Sumsel terkait usulan kenaikan harga eceran tertinggi (HET) gas elpiji 3 kg menjadi Rp14.800 pertabung.

“Kami masih menunggu (keputusan) dari Pemprov sebagai acuan (kenaikan),” ucap Alpisarrin di sela Muscab VIII Hiswana Migas Palembang di Grand Atyasa Convention Center, Rabu (24/9/2014).

Diakuinya, usulan tersebut sudah dilakukan sejak lama, tepatnya saat kenaikan BBM April lalu. Namun, karena tahun ini merupakan tahun politik pihaknya mengikuti permintaan Pemprov Sumsel dan stakeholder untuk menunda kenaikan.

Menurutnya, kenaikan ini sangat mendesak karena menyangkut keperluan dan kebutuhan dalam bidang angkutan. Kondisi ini juga imbas dari merangkaknya harga BBM serta Upah Minimum Provinsi (UMP) di Sumsel. “Sebelumnya memang sempat diundur sampai ada rapat pembahasan Senin lalu,” ujarnya.

Pihaknya akan melalukan pengawasan hingga ke pangkalan agar harga ini tetap ideal sesuai dengan pengeluaran dan kebutuhan setiap agen. Apalagi mengingat kenaikan suku cadang kendaraan dan lainnya yang digunakan dalam mengangkut elpiji yang ada. “Jika memang sudah ada persetujuan Gubernur, berarti harga naik menjadi Rp14.800 di tahun ini,” tukasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua Departemen DPP Hiswana Migas, Hedi S Hedian menegaskan, setiap pengurus di setiap cabang wajib menjalankan kebijakan yang berlaku agar seragam. Untuk itu, sinergi dengan pemerintahan setempat sangat dibutuhkan.

Sebab, penyesuaian harga ini sudah mempertimbangkan daya beli masyarakat. “Kenaikan memang menjadi kebijakan daerah yang gunanya untuk mengontrol harga di pasaran,” ujarnya.

Jika sudah ada penetapan HET, sambungnya, maka perlu dijaga bersama-sama antara pemda, Hiswana Migas, dan pihak lainnya. Terutama dari sisi harga maupun suplainya. Dengan begitu, perilaku penyimpangan di lapangan bisa ditekan.

Asisten II Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan Setda Sumsel, Ruslan Bahri menegaskan, keputusan untuk menetapkan HET tergantung dari jarak agen utama, aspek kondisi daerah dan kondisi provinsi tetangga.

Jangan sampai kenaikan ini mencekik rakyat lantaran terbebani dengan sejumlah kebutuhan lain. “Harus optimal dan disesuaikan dengan kondisi kita,” tegasnya.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Tips Menghemat LPG,...
Tips Menghemat LPG, Dijamin Awet Meski Masak Setiap Hari
31 Mei 2024, Akhir Pendaftaran...
31 Mei 2024, Akhir Pendaftaran Beli LPG 3 Kg Pakai KTP
Harga Gas Elpiji Non...
Harga Gas Elpiji Non Subsidi di Maros Naik Rp15 Ribu
Kecanduan LPG, Impor...
Kecanduan LPG, Impor 2021 Naik Jadi 7,2 Juta Ton
Harga Elpiji Non-Subsidi...
Harga Elpiji Non-Subsidi 2 Kali Naik, Siap-siap Gas Melon Jadi Langka
Istana Pastikan Warung...
Istana Pastikan Warung Kelontong Bisa Kembali Jual Gas LPG 3 Kg Hari Ini
Berita Terkini
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
3 menit yang lalu
Bitget Stocks 2.0 Hadir...
Bitget Stocks 2.0 Hadir Menghubungkan Ekuitas Berbentuk Token dengan Likuiditas Nyata
9 menit yang lalu
LPPOM Paparkan Peluang...
LPPOM Paparkan Peluang Industri Halal Indonesia di Tokyo
14 menit yang lalu
KKP Pertegas Komitmen...
KKP Pertegas Komitmen Perkuat Pengawasan pada Momentum Hari Internasional Anti IUU Fishing
14 menit yang lalu
Perkuat Daya Saing Industri...
Perkuat Daya Saing Industri Wellness dan Beauty Nasional Mendunia, BRI Dukung BWB Expo 2026 di Bali
1 jam yang lalu
Menkeu Purbaya Tegaskan...
Menkeu Purbaya Tegaskan Fiskal Bukan Tumbal Agar Ekonomi RI Tumbuh Cepat
2 jam yang lalu
Infografis
3 Senjata Canggih Iran...
3 Senjata Canggih Iran yang Ciptakan Mimpi Buruk bagi AS dan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved