Imbas Konflik Israel-Iran Sampai ke RI, Indeks Kepercayaan Industri Menyusut di April
Selasa, 30 April 2024 - 11:22 WIB
loading...
Kemenperin mencatat Indeks Kepercayaan Industri (IKI) pada bulan April berada di angka 52,3, angka ini mengalami penurunan sebesar 0,75 poin. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Kementerian Perindustrian ( Kemenperin ) mencatat Indeks Kepercayaan Industri (IKI) pada bulan April berada di angka 52,3. Angka ini mengalami penurunan sebesar 0,75 poin jika dibandingkan dengan survey IKI bulan Maret sebelumnya yang berada di angka 53,05.
Baca Juga: Industri Manufaktur Terus Menggeliat, Koordinasi Antarinstansi Perlu Diperkuat
Juru Bicara Kementerian Perindustrian, Febri Hendri Antoni Arif menjelaskan, konflik yang masih terus berlangsung di Timur Tengah, yaitu antara Iran-Israel , Israel-Palestina, maupun yang tengah terjadi di Laut Merah, serta ketidakstabilan kondisi ekonomi global mendorong kegiatan usaha pada bulan April ini mengalami penurunan.
Baca Juga: Sektor Manufaktur Mulai Pulih, Ekonom Ungkap Beberapa Tantangan ke Depan
Kondisi ini berdampak pada peningkatan biaya logistik dan penurunan pesanan dari luar negeri khususnya bagi sektor industri yang berorientasi ekspor maupun industri yang berbahan baku impor. Hal ini tercermin pada hasil Indeks Kepercayaan Industri bulan April 2024 yang mengalami perlambatan ekspansi.
"Indeks Kepercayaan Industri (IKI) bulan April 2024 masih ekspansi 52,3, turun sebesar 0,75 poin dibandingkan Maret 2024 sebesar 53,05, meskipun ekspansinya melambat, hal ini merupakan sinyal baik untuk industri di tengah kondisi iklim usaha global saat ini," ujar Febri dalam keterangan resminya, Senin (29/4/2024).
Penurunan nilai IKI dipengaruhi oleh menurunnya nilai variabel pesanan baru dan persediaan produk. Nilai IKI variabel pesanan baru menurun 2,32 poin menjadi 51,93 dan merupakan yang terendah sejak tahun 2024.
Baca Juga: Industri Manufaktur Terus Menggeliat, Koordinasi Antarinstansi Perlu Diperkuat
Juru Bicara Kementerian Perindustrian, Febri Hendri Antoni Arif menjelaskan, konflik yang masih terus berlangsung di Timur Tengah, yaitu antara Iran-Israel , Israel-Palestina, maupun yang tengah terjadi di Laut Merah, serta ketidakstabilan kondisi ekonomi global mendorong kegiatan usaha pada bulan April ini mengalami penurunan.
Baca Juga: Sektor Manufaktur Mulai Pulih, Ekonom Ungkap Beberapa Tantangan ke Depan
Kondisi ini berdampak pada peningkatan biaya logistik dan penurunan pesanan dari luar negeri khususnya bagi sektor industri yang berorientasi ekspor maupun industri yang berbahan baku impor. Hal ini tercermin pada hasil Indeks Kepercayaan Industri bulan April 2024 yang mengalami perlambatan ekspansi.
"Indeks Kepercayaan Industri (IKI) bulan April 2024 masih ekspansi 52,3, turun sebesar 0,75 poin dibandingkan Maret 2024 sebesar 53,05, meskipun ekspansinya melambat, hal ini merupakan sinyal baik untuk industri di tengah kondisi iklim usaha global saat ini," ujar Febri dalam keterangan resminya, Senin (29/4/2024).
Penurunan nilai IKI dipengaruhi oleh menurunnya nilai variabel pesanan baru dan persediaan produk. Nilai IKI variabel pesanan baru menurun 2,32 poin menjadi 51,93 dan merupakan yang terendah sejak tahun 2024.
Lihat Juga :