Pemerintah Sasar Pajak Pribadi

Selasa, 30 September 2014 - 00:01 WIB
Pemerintah Sasar Pajak...
Pemerintah Sasar Pajak Pribadi
A A A
JAKARTA - Dalam upaya meningkatkan target realisasi pajak pada 2015, pemerintah akan menyasar pajak pribadi.

Direktur Jenderal Perpajakan Kementerian Keuangan, Fuad Rahmany mengatakan, dalam beberapa tahun terakhir pertumbuhan pajak pribadi belum memuaskan.

Untuk menggenjot pendapatan, pihaknya akan bekerja sama dengan pemerintah daerah provinsi atau kabupaten.

"Mudah-mudahan tahun ini akan ada hasilnya. Sebab, penerapannya sudah berjalan sejak tahun lalu. Dan, kami harapkan ada peningkatan di sektor ini," ujar Fuad, Senin (29/9/2014).

Sektor lain yang akan disasar oleh Dirjen Pajak, adalah memperluas sektor non tradable, seperti properti dan pertambangan.

Khusus di sektor pertambangan Dirjen Pajak akan merangkul KPK. "Kita juga akan menyasar non tradisional. Dengan memperluas sektor non tradable, seperti sektor properti akan kita lanjutkan lagi, termasuk pertambangan yang selama ini lemah dengan dibantu KPK," tandasnya.

(Baca: Pemerintah Optimis Penerimaan Pajak 2015 Tercapai)
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Aksi Menuntut Reformasi...
Aksi Menuntut Reformasi Pegawai Pajak
Diskon Pajak Mobil Baru...
Diskon Pajak Mobil Baru Berlaku Mulai 1 Maret 2021
Negara yang Kaya Tanpa...
Negara yang Kaya Tanpa Memungut Pajak dari Rakyatnya
Indonesia Demam Pajak,...
Indonesia Demam Pajak, 5 Negara Ini Bebas Pajak
Kapolri: Polri akan...
Kapolri: Polri akan Kawal Kepatuhan Wajib Pajak untuk Bayar Pajak
Adaro Raih Penghargaan...
Adaro Raih Penghargaan Wajib Pajak
Berita Terkini
Kuota Terbatas! Strategi...
Kuota Terbatas! Strategi Manfaatkan BRI KPR Bunga Spesial 1,75% untuk Rumah Pertama Anda
16 menit yang lalu
Traveloka Gandeng Marriott...
Traveloka Gandeng Marriott International Perluas Akses Hotel di Asia Tenggara
44 menit yang lalu
Purbaya Beberkan Penyebab...
Purbaya Beberkan Penyebab Neraca Perdagangan Mei 2026 Defisit
55 menit yang lalu
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp15.000 Jadi Rp2,64 Juta per Gram
2 jam yang lalu
IHSG Dibuka Menguat...
IHSG Dibuka Menguat ke 5.709 Pagi Ini, Mayoritas Sektor Bergerak Positif
3 jam yang lalu
Aset Kripto Rp18 Triliun...
Aset Kripto Rp18 Triliun Lenyap Diretas, AI Bisa Jadi Andalan Keamanan Baru
4 jam yang lalu
Infografis
Indonesia Demam Pajak,...
Indonesia Demam Pajak, 5 Negara Ini Bebas Pajak
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved