Pemberlakuan SLVK Tahun Ini Bisa Turunkan Ekspor Mebel

Rabu, 01 Oktober 2014 - 06:23 WIB
Pemberlakuan SLVK Tahun...
Pemberlakuan SLVK Tahun Ini Bisa Turunkan Ekspor Mebel
A A A
SEMARANG - Pemerintah diharapkan tidak memaksakan pemberlakukan Verifikasi Legalitas Kayu (SVLK) tahun ini. Jika SVLK tetap dipaksakan tahun ini maka akan sangat berdampak penurunan ekspor mebel.

Ketua Asosiasi Industri Permebelan dan Kerajinan Tangan Indonesia (Asmindo) Jawa Tengah Erie Sasmito mengatakan, penurunan ekspor bisa mencapai 5%-10% jika pemerintah memaksakan pemberlakukan SLVK tahun ini.

“Secara keseluruhan dari sekitar 3.000 perusahaan mebel di Jawa Tengah baru sekitar 200 perusahaan saja yang sudah mengantongi izin SVLK. Padahal untuk melakukan ekspor wajib memiliki SLVK,” katanya, Selasa (30/9/2014).

Menurut Dia, sampai saat ini para pengusaha mebel masih mengalami kendala dalam mengurus SLVK. Hal itu karena prosedurnya tidak mudah, termasuk butuh biaya yang tidak murah.

Menurutnya, pemberlakuan SVLK untuk industri besar dan menengah bisa jadi tidak akan kesulitan, namun sebaliknya bagi perajin kecil jelas tidak akan mudah. Hal ini perlu menjadi perhatian mengingat industri mebel di Jawa Tengah tak hanya terdiri dari pelaku industri besar, sebab sebagian besar justru industri menengah ke bawah.

”Ada pelaku usaha kecil yang setahun hanya mengekspor sebanyak 3-4 kali dengan jumlah karyawan antara 5-10 orang. Dengan skala tersebut, sertifikasi SVLK dinilai memberatkan karena mereka harus mengeluarkan biaya yang cukup besar,” jelasnya.

Oleh sebab itu, Asmindo berharap pemerintah menunda pemberlakukan SLVK, hingga tahun 2015 mendatang, untuk memberikan kesempatan kepada pelaku usaha kecil untuk mengurus SLVK.

Jika pemerintah memaksakan untuk memberlakukan SLVK di tahun ini maka Asmindo, tengah mengupayakan solusi yakni para pelaku usaha saat ini mulai mengurus SVLK secara berkelompok.

“Solusi semacam ini masih terus diusahakan guna memenuhi persyaratan SVLK. Namun demikian, hal ini membutuhkan waktu lama mengingat banyaknya pelaku usaha kecil tersebut,” tandasnya.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Industri Furniture Plastik...
Industri Furniture Plastik Indonesia Berkembang Pesat dengan Inovasi dan Desain Baru
Jualan Kursi hingga...
Jualan Kursi hingga Ekspor, Chitose Cetak Peningkatan Laba di Kuartal III
Usai Garap Pasar AS,...
Usai Garap Pasar AS, Sohnne Siap Pasarkan Furnitur Indonesia ke Luar Negeri
Perkuat Industri Furnitur,...
Perkuat Industri Furnitur, IFEX 2025 Menumbuhkan Optimistis
Dorong Transformasi,...
Dorong Transformasi, Nilai Ekspor Mebel dan Kerajinan Jepara Tembus Rp5 Triliun
Berkah Pandemi buat...
Berkah Pandemi buat Industri Furnitur: Ekspor Tumbuh 5%
Berita Terkini
Dukung Industri Kreatif,...
Dukung Industri Kreatif, Joshua Khubani Siapkan Investasi USD100 Juta
3 jam yang lalu
Jelajahi 197 Negara,...
Jelajahi 197 Negara, Peneliti Temukan Kesederhanaan Jadi Kunci Kebahagiaan
3 jam yang lalu
Pasar Keuangan Ambruk...
Pasar Keuangan Ambruk Lebih Dalam, Rupiah Diramal Tembus Rp19.000 Akhir Bulan Ini
3 jam yang lalu
BRIN Apresiasi Program...
BRIN Apresiasi Program Konservasi Astra Agro Dukung Target Biodiversitas
4 jam yang lalu
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Mager di Rp2,73 Juta per Gram, Berikut Rinciannya
4 jam yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Perkuat Ketahanan Pangan Melalui Program CID
5 jam yang lalu
Infografis
Ini Beda Spek dan Harga...
Ini Beda Spek dan Harga Motor Listrik Mahal BGN Emmo JVX GT vs JVH Max
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved