Rupiah Dibuka Terdepresiasi
Kamis, 02 Oktober 2014 - 10:10 WIB
Rupiah Dibuka Terdepresiasi
A
A
A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) hari ini dibuka terdepresiasi seiring negatifnya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada awal perdagangan.
Nilai tukar rupiah terhadap USD berdasarkan data Bloomberg hari ini dibuka pada level Rp12.157 per USD. Posisi tersebut terdepresiasi 22 poin dibanding penutupan Rabu (1/10/2014) di level Rp12.135 per USD.
Data Yahoofinance mencatat mata uang domestik pada level Rp12.150 per USD. Posisi ini melemah 12 poin dibanding penutupan sebelumnya di level Rp12.138 per USD.
Sementara posisi rupiah berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI pada level Rp12.136 per USD. Posisi ini menguat 52 poin dibanding posisi penutupan sebelumnya di level Rp12.188 per USD.
Adapun IHSG pagi ini tergelincir ke teritori merah terimbas melemahnya bursa global. IHSG terkoreksi 37,21 poin atau 0,72% ke level 5.103,7.
Nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp45 miliar dengan 18 juta saham diperdagangkan dan transaksi jual asing Rp5,87 miliar. Tercatat 2 saham naik, 53 saham melemah dan 2 saham stagnan.
Nilai tukar rupiah terhadap USD berdasarkan data Bloomberg hari ini dibuka pada level Rp12.157 per USD. Posisi tersebut terdepresiasi 22 poin dibanding penutupan Rabu (1/10/2014) di level Rp12.135 per USD.
Data Yahoofinance mencatat mata uang domestik pada level Rp12.150 per USD. Posisi ini melemah 12 poin dibanding penutupan sebelumnya di level Rp12.138 per USD.
Sementara posisi rupiah berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI pada level Rp12.136 per USD. Posisi ini menguat 52 poin dibanding posisi penutupan sebelumnya di level Rp12.188 per USD.
Adapun IHSG pagi ini tergelincir ke teritori merah terimbas melemahnya bursa global. IHSG terkoreksi 37,21 poin atau 0,72% ke level 5.103,7.
Nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp45 miliar dengan 18 juta saham diperdagangkan dan transaksi jual asing Rp5,87 miliar. Tercatat 2 saham naik, 53 saham melemah dan 2 saham stagnan.
(rna)