Penyebab Kecelakaan Freeport Diumumkan Pekan Depan

Kamis, 02 Oktober 2014 - 14:43 WIB
Penyebab Kecelakaan...
Penyebab Kecelakaan Freeport Diumumkan Pekan Depan
A A A
JAKARTA - Pemerintah dalam hal ini Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyatakan telah menyelesaikan investigasi tragedi kecelakaan tambang PT Freeport Indonesia (PTFI) di Timika, Papua. Tragedi ini mengakibatkan 4 orang meninggal dan 5 orang lainnya masih dalam perawatan di Rumah Sakit.

Menurut Direktur Teknik dan Lingkungan Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara Kementerian ESDM Bambang Susigit, Tim Inspektur Tambang Kementerian ESDM telah menyelesaikan investigasi hari ini. Setelah selesai, tim kembali ke Jakarta pada Jumat (3/10/2014) menyampaikan laporan atas insiden kecelakaan di wilayah kerja pertambangan Freeport.

"Senin atau Selasa pekan depan rencananya bisa kami umumkan," terang Bambang di Jakarta, Kamis (2/10/2014).

Laporan sementara dari Tim Investigasi menyebutkan bahwa insiden disebabkan karena ada pekerja tambang yang tiba-tiba menyeberang di Tambang Grasberg, Freeport. Padahal dalam standar keselamatan tambang dilarang menyebarang dalam area tambang tersebut, yang mengakibatkan terjadi kecelakaan mobil operasional tambang.

"Di CCTV ditemukan ada orang menyeberang. Harusnya tidak boleh nyeberang mau kejar mobil kecil harusnya nggak boleh dikejar, kan ada HT, ada radio," katanya.

Dia mengatakan, kendati telah menemukam dugaan kesalahan prosedur tapi pihaknya belum mau menyimpulkan secara menyeluruh insiden yang menelan korban ini. Pasalnya, masih menunggu Tim Investagasi melaporkan secara resmi kepada pemerintah.

Sementara terkait sanksi apa yang akan diberikan kepada Freeport, Bambang menyebut akan dilihat dari sisi manajerial dan operasional tambang.

"Kalau manajerial berarti ada orang bertanggung jawab. Bisa perusahaannya, bisa kepala tekniknya. Seberapa besar tanggung jawab dia terhadap kecelakaan ini. Tapi kalau operasional, berarti ada sistem yang perlu diperbaiki," ujarnya.

Sebagai informasi, kecelakaan kembali terjadi di Jalan Tambang Terbuka Grasberg Freeport pada Sabtu (27/9/2014), sekitar pukul 07.24 WIT.

Kecelakaan tambang melibatkan satu unit kendaraan ringan untuk kegiatan operasi jenis Toyota yang berisi delapan orang penumpang dan satu orang pengendara, dengan satu unit haul truck (truk tambang HT#220-CAT785) yang dikendarai satu orang operator.

(Baca: Kecelakaan Kembali, ESDM Didesak Beri Sanksi Freeport)
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Smelter Freeport di...
Smelter Freeport di Gresik Terbakar, Tim Gabungan Damkar Dikerahkan ke Lokasi
Smelter Manyar Jadi...
Smelter Manyar Jadi Titik Awal Integrasi Industri dan Lingkungan Hidup
Produksi Katoda Dimulai,...
Produksi Katoda Dimulai, Smelter PTFI Jadi Contoh Hilirisasi Pro-Rakyat
Tarif Impor AS Tak Guncang...
Tarif Impor AS Tak Guncang Smelter Nasional, Diversifikasi Ekspor Jadi Kunci Hilirisasi
PTFI Perkuat Fondasi...
PTFI Perkuat Fondasi Ekonomi Papua Tengah, Dorong Pertumbuhan Berkelanjutan lewat Investasi Jangka Panjang
PT Freeport Indonesia...
PT Freeport Indonesia Raih Pengakuan Global Esri untuk Inovasi dan Dampak Keberlanjutan
Berita Terkini
Obat Generik Bebas Tarif...
Obat Generik Bebas Tarif 2 Tahun, Lalu Melonjak Jadi 200%
1 jam yang lalu
Jasaraharja Putera Raih...
Jasaraharja Putera Raih Pertumbuhan Berkelanjutan dan RBC Capai 371,90%
1 jam yang lalu
Pelabuhan Patimban Resmi...
Pelabuhan Patimban Resmi Layani Impor Perdana, Komponen Mobil Listrik BYD Lanjut ke Pabrik Subang
2 jam yang lalu
Kinerja Positif 2025,...
Kinerja Positif 2025, Jasa Raharja Catatkan Laba Bersih Rp2,30 Triliun
2 jam yang lalu
Harga Emas Hari Ini...
Harga Emas Hari Ini Berbalik Merayap Naik Rp3 Ribu per Gram, Intip Rincian Lengkapnya
3 jam yang lalu
DJP Gandeng Babinsa...
DJP Gandeng Babinsa dan Bhabinkamtibmas Awasi Pajak: Hanya Pendamping, Tak Perlu Khawatir
4 jam yang lalu
Infografis
Penyebab Jerman Tak...
Penyebab Jerman Tak Siap Hadapi Perang Dunia III Melawan Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved