Diundang CT, Aher Tak Tahu Bahas Apa

Jum'at, 03 Oktober 2014 - 16:05 WIB
Diundang CT, Aher Tak...
Diundang CT, Aher Tak Tahu Bahas Apa
A A A
JAKARTA - Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ahmad Heryawan (Aher) mengaku belum mengetahui apa yang akan dibahas dalam rakor MP3EI hari ini di Kemenko Perekonomian.

Seperti diketahui, Kemenko bidang Perekonomian hari ini melaksanakan rakor MP3EI untuk membahas mengenai pembangunan tanggul raksasa (giant sea wall) atau National Capital Integrated Coastal Development (NCICD).

Aher berdalih, kedatangannya lantaran undangan dari Menko bidang Perekonomian, Chairul Tanjung (CT).

"Mungkin itu (NCICD). Kita di sini diundang," ujarnya di kantor Kemenko, Jakarta, Jumat (3/10/2014).

Dia mengatakan, nantinya megaproyek tersebut akan lebih banyak difokuskan di Jakarta. Untuk wilayah Jawa Barat, Aher menyebutkan, proyek ini hanya akan menjamah sebagian wilayah Banten dan Bekasi.

"Tapi, NCICD itu jadi, nanti arahnya ke Jakarta, sebagian ke Bekasi, dan kawasan Banten ada Tanggerang. Itu yang saya tahu, apa-apanya saya enggak tahu," tukasnya.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkini
Hadir Kembali, Mandiri...
Hadir Kembali, Mandiri Donor Darah Gerakkan 280 Pendonor di 12 Region: Satu Langkah Darimu, Sejuta Harapan Untuknya
5 jam yang lalu
Tak Lagi Sekadar Hiburan,...
Tak Lagi Sekadar Hiburan, Industri Entertainment Kini Jadi Ladang Investasi Baru
5 jam yang lalu
Perkuat Kontribusi ke...
Perkuat Kontribusi ke Pembangunan Sultra, Setoran Pajak CNI Paling Besar
5 jam yang lalu
Nekat Melenceng dari...
Nekat Melenceng dari Jalur Bakal Disikat! Iran Ultimatum Keras soal Selat Hormuz
5 jam yang lalu
Satu Sendok, Sejuta...
Satu Sendok, Sejuta Mitos: Sasa Luruskan Fakta MSG yang Benar
6 jam yang lalu
TAP Untuk Negeri Perkuat...
TAP Untuk Negeri Perkuat Produktivitas Petani Sawit Dukung Program B50
6 jam yang lalu
Infografis
Apa Itu Dilema Malaka?...
Apa Itu Dilema Malaka? Strategi AS Cekik Minyak China, Berpotensi Seret Indonesia dalam Konflik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved