BKPM Klaim Investasi RI Tak Terpengaruh Kondisi Politik
Selasa, 07 Oktober 2014 - 14:26 WIB
BKPM Klaim Investasi RI Tak Terpengaruh Kondisi Politik
A
A
A
JAKARTA - Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Mahendra Siregar menilai kondisi politik tidak akan mempengaruhi target pencapaian investasi Indonesia di tahun depan. Pasalnya, saat ini kondisi politik bukan faktor yang pertama menghambat peningkataan investasi untuk tahun ini.
"Jadi untuk kondisi politik, ya memang di satu sistem yang menerapkan demokrasi, tentunya bukan hal yang terlalu luar biasa ya. Kita lihat sendiri di belahan bumi lain, kondisi seperti itu pun memang terkadang ya tidak terelakkan," ujar Mahendra di Jakarta, Selasa (7/10/2014).
Menurutnya, jika dibandingkan untuk mencermati kondisi politik, lebih baik memfokuskan kebijakan langsung untuk menggenjot investasi tahun depan.
"Karena kita juga melihat di beberapa negara lain dalam kondisi politik yang demokratis, situasi tertentu hal-hal seperti itu terjadi tetapi hal-hal yang perlu disikapi adalah respon dari kebijakan dan delivery pembagunan itu sendiri," katanya.
Ia juga menambahkan, langkah yang perlu dilakukan adalah menjaga iklm investasi agar tetap kondusif dengan meningkatkan pertumbuhan ekonomi.
"Tapi pada gilirannya kan adalah tingkat pertumbuhan ekonomi, lalu juga kebijakan dari pemerintah yang akan dikaitkan dengan kondusif atau kurang kondisifnya iklim investasi. Jadi lebih ke sana," tandasnya.
"Jadi untuk kondisi politik, ya memang di satu sistem yang menerapkan demokrasi, tentunya bukan hal yang terlalu luar biasa ya. Kita lihat sendiri di belahan bumi lain, kondisi seperti itu pun memang terkadang ya tidak terelakkan," ujar Mahendra di Jakarta, Selasa (7/10/2014).
Menurutnya, jika dibandingkan untuk mencermati kondisi politik, lebih baik memfokuskan kebijakan langsung untuk menggenjot investasi tahun depan.
"Karena kita juga melihat di beberapa negara lain dalam kondisi politik yang demokratis, situasi tertentu hal-hal seperti itu terjadi tetapi hal-hal yang perlu disikapi adalah respon dari kebijakan dan delivery pembagunan itu sendiri," katanya.
Ia juga menambahkan, langkah yang perlu dilakukan adalah menjaga iklm investasi agar tetap kondusif dengan meningkatkan pertumbuhan ekonomi.
"Tapi pada gilirannya kan adalah tingkat pertumbuhan ekonomi, lalu juga kebijakan dari pemerintah yang akan dikaitkan dengan kondusif atau kurang kondisifnya iklim investasi. Jadi lebih ke sana," tandasnya.
(gpr)
Lihat Juga :