Kursi Menpera Harus Diisi Kalangan Profesional

Kamis, 09 Oktober 2014 - 10:28 WIB
Kursi Menpera Harus...
Kursi Menpera Harus Diisi Kalangan Profesional
A A A
JAKARTA - Koordinator nasional Lembaga Pengkajian Kebijakan Strategis (LPKS) Hanifa berharap, sosok Menteri Perumahan Rakyat (Menpera) adalah kalangann profesional dan pro kepentingan rakyat kecil.

"Kementerian ini sangat penting perannya jika menterinya dipilih berdasarkan orang yang tepat. Salah satu persoalan krusial di Indonesia adalah kebutuhan permukiman yang layak," ujarnya dalam keterangan tertulis, Kamis (9/10/2014).

Menurutnya, Kementerian Perumahan Rakyat (Kemenpera) keberadaannya sangat penting dan krusial. Karena, hingga kini fungsinya menyediakan rumah murah rakyat dianggap belum tercapai.

Belum maksimalnya pemerintah menyediakan permukiman yang layak, terutama untuk kelas menengah ke bawah, patut dijadikan pekerjaan rumah yang harus diselesaikan.

"Misalnya, di wilayah perkotaan seperti Jakarta, masih banyak masyarakat yang tidak memiliki rumah layak atau bahkan tidak memiliki rumah sama sekali," ujar dia.

Contohnya, lanjut Hanifa, masyarakat yang tinggal di bawah jembatan (fly over) atau tinggal di bantaran sungai. "Ini bukti nyata peran kemenpera selama ini belum maksimal," ucapnya.

Dia menyebutkan beberapa nama yang dianggap layak untuk menduduki jabatan Menpera. Karena, telah menunjukan prestasi dalam sektor pembangunan.

Misalnya mantan Ketua Umum REI Enggartiasto Lukita, pengamat properti Panangian Simanungkalit, Direkrur Pemasaran Perum Perumnas Muhammad Nawir, Mantan Menpera Suharso Manoarfa, politikus PKB Marwan Jafar dan Dirut Jakarta Propertindo Budi Karya Sumadi.

Pihaknya berharap, seleksi dalam memilih sosok yang akan mengisi jabatan Menpera harus secara ketat. Selain itu, penelusuran track record kerja juga sangat penting dilakukan, untuk melihat hasil kerja dari para calon Menpera.

"Harus diseleksi secara ketat dan dilihat track record kerjanya. Kalau belum terlihat kerjanya, sebaiknya dicoret saja dari daftar calon Menpera. Sebab kementerian ini sangat vital perannya, dan menterinya harus pro rakyat," pungkas Hanifa.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
PNS Pensiun dan Ahli...
PNS Pensiun dan Ahli Waris Siap-siap! BP Tapera Akan Kembalikan Dana Taperum
Menteri Basuki Minta...
Menteri Basuki Minta Jangan Tutupi Hak Konsumen Saat Beli Rumah
Pemerintah Targetkan...
Pemerintah Targetkan Bantuan Subsidi Perumahan 380.376 Unit di 2021
Percepat Pembangunan...
Percepat Pembangunan SPAM Djuanda, Kementerian PUPR Beri Waktu 2 Minggu Prakualifikasi Lelang
PUPR Bangun Fasilitas...
PUPR Bangun Fasilitas Kesehatan dan Pendidikan Pasca Bencana Gempa Sulteng
Ini Dua Ruas Jalan Tol...
Ini Dua Ruas Jalan Tol yang Siap Dioperasikan Pemerintah
Berita Terkini
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
3 jam yang lalu
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
4 jam yang lalu
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
5 jam yang lalu
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
5 jam yang lalu
Bitget Stocks 2.0 Hadir...
Bitget Stocks 2.0 Hadir Menghubungkan Ekuitas Berbentuk Token dengan Likuiditas Nyata
5 jam yang lalu
LPPOM Paparkan Peluang...
LPPOM Paparkan Peluang Industri Halal Indonesia di Tokyo
5 jam yang lalu
Infografis
Rusia Harus Siap Bentrokan...
Rusia Harus Siap Bentrokan Langsung dengan NATO 10 Tahun Lagi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved