Jokowi Diminta Tidak Memilih Menteri Pro Pasar
Senin, 13 Oktober 2014 - 16:56 WIB
Jokowi Diminta Tidak Memilih Menteri Pro Pasar
A
A
A
JAKARTA - Budayawan Romo Benny Susetyo meminta Presiden terpilih Joko Widodo (Jokowi) tidak memilih menteri yang pro pasar.
"Jangan pilih menteri yang jelas-jelas pro pasar, pro asing. Jadi, Jokowi harus memperhatikan betul-betul, fokus dan perduli kepada kepentingan masyarakat," katanya di Jakarta, Senin (13/10/2014).
Selain itu, Jokowi juga diminta berhati-hati dan selektif dalam memilih menteri di kabinet pemerintahannya.
Meski demikian, Romo meyakini bahwa Jokowi akan memilih dengan cara terbaik. Menurutnya, rakyat ingin pemberantasan korupsi terhadap mafia migas dan mafia pajak. Karena, hal itu akan merugikan rakyat.
"Rakyat ingin kesejahteraan. Rakyat mengharapkan harapan. Nah, harapan itu yang harus dipenuhi Jokowi dengan janji-janjinya itu," ujarnya.
Maka, kata dia, jika Jokowi memilih menteri, menterinya harus cocok dengan Trisaktinya Soekarno. "Termasuk ideologinya. Berdaulat dalam bidang politik, ekonomi dan budaya," pungkas Romo.
"Jangan pilih menteri yang jelas-jelas pro pasar, pro asing. Jadi, Jokowi harus memperhatikan betul-betul, fokus dan perduli kepada kepentingan masyarakat," katanya di Jakarta, Senin (13/10/2014).
Selain itu, Jokowi juga diminta berhati-hati dan selektif dalam memilih menteri di kabinet pemerintahannya.
Meski demikian, Romo meyakini bahwa Jokowi akan memilih dengan cara terbaik. Menurutnya, rakyat ingin pemberantasan korupsi terhadap mafia migas dan mafia pajak. Karena, hal itu akan merugikan rakyat.
"Rakyat ingin kesejahteraan. Rakyat mengharapkan harapan. Nah, harapan itu yang harus dipenuhi Jokowi dengan janji-janjinya itu," ujarnya.
Maka, kata dia, jika Jokowi memilih menteri, menterinya harus cocok dengan Trisaktinya Soekarno. "Termasuk ideologinya. Berdaulat dalam bidang politik, ekonomi dan budaya," pungkas Romo.
(izz)
Lihat Juga :