Harga Jual dan Buyback Emas Antam Stagnan

Selasa, 14 Oktober 2014 - 09:34 WIB
Harga Jual dan Buyback...
Harga Jual dan Buyback Emas Antam Stagnan
A A A
JAKARTA - Harga jual dan beli kembali (buyback) emas PT Aneka Tambang Tbk (Antam) pada perdagangan hari kedua pekan ini stagnan setelah kemarin sempat naik.

Dilansir dari situs resmi Logammulia.com, Selasa (14/10/2014), harga jual emas Antam ukuran 1 gram dibanderol tetap pada harga Rp526.000 per gram. harga buyback emas perseroan juga masih di Rp475.000 per gram.

Harga jual emas ukuran 2 gram dihargai Rp1.012.000, dengan harga per gram Rp506.000. Adapun, harga emas 3 gram dipatok Rp1.500.000 dengan harga Rp500.000 per gram. Harga emas 4 gram senilai Rp1.988.000 dengan harga per gram Rp497.000.

Selain itu, harga jual emas 5 gram ditetapkan Rp2.485.000 dengan harga per gram dihargai Rp497.000. Harga emas 10 gram dijual Rp4.920.000, dengan harga per gram Rp492.000.

Harga emas 25 gram Rp12.225.000 dengan harga per gram Rp489.000. Harga emas 50 gram sebesar Rp24.400.000, dengan harga per gram Rp488.000.

Kemudian, harga emas 100 gram sebesar Rp48.750.000, dengan harga per gram Rp487.500. Harga emas 250 gram mencapai Rp121.750.000, dengan harga per gram Rp487.000. Emas ukuran 500 gram dihargai Rp243.300.000, dengan harga per gram Rp486.600.

Sementara harga emas global diperdagangkan mendekati level tertinggi hampir dalam empat minggu di tengah spekulasi bahwa Federal Reserve (The Fed) akan menunda penaikkan suku bunga (Fed rate) di tengah perlambatan pertumbuhan ekonomi dunia, yang menyakiti USD dan mendorong permintaan logam mulia.

Emas untuk pengiriman segera diperdagangkan pada harga USD1.236,12 per ons pada pukul 08.51 pagi di Singapura dari sebelumnya USD1.235,87. Logam mulia menguat setelah Wakil Gubernur The Fed Stanley Fischer mengatakan bahwa bank sentral dapat menunda penaikkan suku bunga karena laju pertumbuhan di luar negeri lebih lemah dari estimasi.

"Emas naik karena USD jatuh seiring pandangan bahwa Federal Reserve akan mempertahankan suku bunga rendah karena ekonomi global goyah," kata analis di Commonwealth Bank of Australia Lachlan Shaw seperti dilansir dari Bloomberg, Selasa (14/10/2014).

Emas di Comex New York untuk pengiriman Desember naik 0,4% menjadi USD1.235,30 per ons, setelah kemarin naik ke USD1.238, tertinggi sejak 17 September 2014. Kepemilikan emas di SPDR Gold Trust meluas kemarin untuk kali pertama sejak 10 September 2014.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Harga Emas Antam Kembali...
Harga Emas Antam Kembali Meroket, Tembus Rp2,65 Juta per Gram
Pandemi Covid-19 Tak...
Pandemi Covid-19 Tak Pengaruhi Minat Masyarakat Berinvestasi Emas
Harli Siregar: 109 Ton...
Harli Siregar: 109 Ton Emas Antam Asli tapi Ilegal
Harga Emas Terus Meroket...
Harga Emas Terus Meroket Usai Libur Lebaran
Harga Emas Antam Naik...
Harga Emas Antam Naik Tembus Rp 14.000
Harga Emas Antam Tembus...
Harga Emas Antam Tembus Rp1 Juta
Berita Terkini
SPKS Dorong Riset BPDP...
SPKS Dorong Riset BPDP Hasilkan Teknologi Murah untuk Petani Sawit
30 menit yang lalu
Transformasi IFG Tak...
Transformasi IFG Tak Hanya Streamlining, Tapi Perkuat Tata Kelola Investasi
40 menit yang lalu
Danantara Pangkas Ribuan...
Danantara Pangkas Ribuan BUMN Jadi 200-300 Entitas, Langkah Rasional Selamatkan Aset Negara
42 menit yang lalu
Laba Bank Mandiri Naik...
Laba Bank Mandiri Naik 25% Jadi Rp28,5 Triliun di Semester I-2026
1 jam yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Lifting Perdana BBM B50, dari Kilang Kasim dan Plaju
1 jam yang lalu
IHSG Ditutup Melemah...
IHSG Ditutup Melemah ke 6.315, 309 Saham Berakhir di Zona Merah
1 jam yang lalu
Infografis
Perburuan Sepatu Emas...
Perburuan Sepatu Emas Piala Dunia 2026: Messi Dihantui Haaland dan Mbappe!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved