Rupiah Berakhir Loyo ke Rp12.227/USD
Rabu, 15 Oktober 2014 - 16:32 WIB
Rupiah Berakhir Loyo ke Rp12.227/USD
A
A
A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) hari ini ditutup loyo di tengah bertahannya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di teritori hijau pada akhir perdagangan.
Nilai tukar rupiah terhadap USD berdasarkan data Bloomberg hari ini ditutup pada level Rp12.227 per USD. Posisi tersebut terdepresiasi 21 poin dibanding penutupan Selasa (14/10/2014) di level Rp12.206 per USD.
Masih berdasarkan data Bloomberg, rupiah pagi tadi dibuka pada level Rp12.226 per USD. Adapun posisi rupiah terkuat di level Rp12.201 per USD dan terlemah di level Rp12.242 per USD.
Data Yahoofinance mencatat mata uang domestik hari ini pada level Rp12.223 per USD, dengan kisaran harian Rp12.203-Rp12.255 per USD. Posisi ini melemah 15 poin dibanding penutupan hari sebelumnya di Rp12.208 per USD.
Data Sindonews bersumber dari Limas hari ini juga di level Rp12.223 per USD. Posisi ini terkoreksi 12 poin dibanding penutupan kemarin di level Rp12.212 per USD.
Posisi rupiah berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI pada level Rp12.229 per USD. Posisi ini terkoreksi 34 poin dibanding posisi penutupan sebelumnya di level Rp12.195 per USD.
Head of Research & Analysis BNI Nurul Eti Nurbaeti mengatakan, rupiah tertekan USD karena kekhawatiran pelaku pasar terhadap perlambatan pertumbuhan ekonomi dunia.
"Kekhawatiran terhadap pertumbuhan ekonomi dan inflasi global di luar Amerika Serikat, yang menunjukkan perlambatan berdampak pada kembali meningkatnya tekanan USD terhadap rupiah hari ini," kata dia, Rabu (15/10/2014).
Sementara IHSG hari ini memperpanjang kenaikannya seiring dengan positifnya bursa Asia. IHSG menguat 40,36 poin atau 0,82% ke level 4.962,94.
Nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp6,06 triliun dengan 4,26 miliar saham diperdagangkan dan transaksi jual asing Rp183,99 miliar. Tercatat 180 saham naik, 141 saham melemah dan 71 saham stagnan.
(Baca: Rupiah Parkir di Level Rp12.221/USD Siang Ini)
Nilai tukar rupiah terhadap USD berdasarkan data Bloomberg hari ini ditutup pada level Rp12.227 per USD. Posisi tersebut terdepresiasi 21 poin dibanding penutupan Selasa (14/10/2014) di level Rp12.206 per USD.
Masih berdasarkan data Bloomberg, rupiah pagi tadi dibuka pada level Rp12.226 per USD. Adapun posisi rupiah terkuat di level Rp12.201 per USD dan terlemah di level Rp12.242 per USD.
Data Yahoofinance mencatat mata uang domestik hari ini pada level Rp12.223 per USD, dengan kisaran harian Rp12.203-Rp12.255 per USD. Posisi ini melemah 15 poin dibanding penutupan hari sebelumnya di Rp12.208 per USD.
Data Sindonews bersumber dari Limas hari ini juga di level Rp12.223 per USD. Posisi ini terkoreksi 12 poin dibanding penutupan kemarin di level Rp12.212 per USD.
Posisi rupiah berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI pada level Rp12.229 per USD. Posisi ini terkoreksi 34 poin dibanding posisi penutupan sebelumnya di level Rp12.195 per USD.
Head of Research & Analysis BNI Nurul Eti Nurbaeti mengatakan, rupiah tertekan USD karena kekhawatiran pelaku pasar terhadap perlambatan pertumbuhan ekonomi dunia.
"Kekhawatiran terhadap pertumbuhan ekonomi dan inflasi global di luar Amerika Serikat, yang menunjukkan perlambatan berdampak pada kembali meningkatnya tekanan USD terhadap rupiah hari ini," kata dia, Rabu (15/10/2014).
Sementara IHSG hari ini memperpanjang kenaikannya seiring dengan positifnya bursa Asia. IHSG menguat 40,36 poin atau 0,82% ke level 4.962,94.
Nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp6,06 triliun dengan 4,26 miliar saham diperdagangkan dan transaksi jual asing Rp183,99 miliar. Tercatat 180 saham naik, 141 saham melemah dan 71 saham stagnan.
(Baca: Rupiah Parkir di Level Rp12.221/USD Siang Ini)
(rna)