Investasi Foxconn Tunggu Jokowi Presiden RI

Jum'at, 17 Oktober 2014 - 14:56 WIB
Investasi Foxconn Tunggu...
Investasi Foxconn Tunggu Jokowi Presiden RI
A A A
JAKARTA - Hingga saat ini Foxconn belum juga menyatakan akan investasi di Indonesia. Padahal perusahaan elektronik asal Taiwan tersebut merencanakan sejak 2 tahun lalu. Tersiar kabar Foxconn baru akan masuk setelah Joko Widodo (Jokowi) resmi dilantik menjadi presiden.

Menanggapi hal ini, Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Mahendra Siregar mengatakan, dirinya yakin bahwa ada hal lain selain faktor Jokowi, yang membuat Foxconn belum merealisasikan pembangunan pabriknya di Indonesia.

"Kalau dia mau investasi kan karena cari keuntungan bukan karena presiden, bukan karena Jokowi. Tapi dunia memang melihat Jokowi sebagai sosok yang luar biasa. Tapi tetap saja harus ada perbaikan yang fundamental dan struktutral," ujarnya di Kantor BKPM, Jakarta, Jumat (17/10/2014).

Dia mengungkapkan, setiap investor yang akan masuk ke Indonesia, termasuk Foxconn pada ujungnya akan tetap mempertimbangkan hal-hal teknis seperti pemberian insentif, ketersediaan lahan dan tenaga kerja.

Meski demikian, dengan resminya Jokowi menjadi presiden nantinya akan membantu mendorong Foxconn untuk segera merealisasikan investasinya.

"Foxconn memang banyak terkendala, ada yang menyampaikan seperti itu. Saya juga melihat aspek yang mungkin ada, seperti keinginan untuk menunggu pemerintahan baru. Tapi itu betul atau tidak, tetap saja dia akan membicarakan hal teknis seperti lahan," tandasnya.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Ratusan Karyawan Keracunan,...
Ratusan Karyawan Keracunan, Apple Tutup Sementara Pabrik iPhone di India
Protes Pecah di Pabrik...
Protes Pecah di Pabrik iPhone China, Pekerja Bentrok dengan Polisi
Groundbreaking Pabrik...
Groundbreaking Pabrik Foxconn Rp120 Triliun Belum Terwujud, Bahlil Ungkap Penyebabnya
Foxconn Siapkan Rp10...
Foxconn Siapkan Rp10 Triliun Bangun Pabrik iPhone di India, Serap 100.000 Tenaga Kerja
Mengapa iPhone Diproduksi...
Mengapa iPhone Diproduksi di China? Bukan Karena Murah, Ini Penjelasannya!
H-1! Ayo Daftar Webinar...
H-1! Ayo Daftar Webinar Gratis Kenal Investasi Syariah bersama MNC Sekuritas dan BEI
Berita Terkini
Tunggu Penerbitan PP,...
Tunggu Penerbitan PP, Pemerintah Godok Aturan Enam KEK Baru
14 menit yang lalu
Di Bawah Naungan Danantara,...
Di Bawah Naungan Danantara, Pegadaian Siap Akselerasi Ekosistem Bank Emas ke Kancah Internasional
49 menit yang lalu
JPMorgan Peringatkan...
JPMorgan Peringatkan Risiko Baru MicroStrategy
54 menit yang lalu
BPJT dan Roatex Matangkan...
BPJT dan Roatex Matangkan Pra Uji Coba Sistem Tol Tanpa Setop
1 jam yang lalu
UU P2SK Momentum Penting...
UU P2SK Momentum Penting Perkuat Kedaulatan Ekosistem Kripto Indonesia
1 jam yang lalu
Tips MotionTrade: Strategi...
Tips MotionTrade: Strategi Trading Waran Terstruktur
1 jam yang lalu
Infografis
10 Negara Menaikkan...
10 Negara Menaikkan Harga BBM Akibat Perang AS-Iran, Banyak Tetangga RI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved