Rupiah Ditutup Terapresiasi ke Level Rp12.110/USD
Jum'at, 17 Oktober 2014 - 16:47 WIB
Rupiah Ditutup Terapresiasi ke Level Rp12.110/USD
A
A
A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada perdagangan hari ini ditutup terapresiasi sejalan dengan positifnya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada akhir perdagangan.
Nilai tukar rupiah terhadap USD berdasarkan data Bloomberg hari ini ditutup pada level Rp12.110 per USD. Posisi tersebut terapresiasi 149 dibanding penutupan Kamis (16/10/2014) di level Rp12.259 per USD.
Masih berdasarkan data Bloomberg, rupiah pagi tadi dibuka pada level Rp12.240 per USD. Adapun posisi rupiah terkuat di level Rp12.108 per USD dan terlemah di level Rp12.240 per USD.
Data Yahoofinance mencatat mata uang domestik hari ini ditutup pada level Rp12.111 per USD, dengan kisaran harian Rp12.104-Rp12.295 per USD. Posisi ini menguat 184 poin dibanding penutupan hari sebelumnya di Rp12.295 per USD.
Sementara posisi rupiah berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI pada level Rp12.222 per USD. Posisi ini terkoreksi 15 poin dibanding posisi penutupan sebelumnya di level Rp12.207 per USD.
Head of Research & Analysis BNI Nurul Eti Nurbaeti mengatakan, laju rupiah terimbas sentimen global. Menurut dia, pernyataan dari anggota komite Federal Reserve (The Fed), yang mulai mempertimbangkan untuk menunda mengakhiri program stimulus pada pertemuan The Fed pada akhir bulan ini setelah mempertimbangkan potensi menurunnya inflasi ke depan justru menjadi sentimen positif yang mendorong penguatan rupiah di akhir pekan ini.
"Pelaku pasar juga cenderung wait and see menjelang pelantikan Presiden Indonesia pada Senin mendatang dan pengumuman susunan kabinet pemerintahan yang baru," kata dia, Jumat (17/10/2014).
Adapun IHSG sore ini berakhir menguat di tengah variatifnya bursa Asia. IHSG melesat 77,33 poin atau 1,56% ke level 5.028,95.
Nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp7,77 triliun dengan 5,16 miliar saham diperdagangkan dan transaksi jual asing Rp678,34 miliar. Tercatat 206 saham naik, 107 saham melemah dan 82 saham stagnan.
(Baca: Rupiah Menguat ke Rp12.146/USD Siang Ini)
Nilai tukar rupiah terhadap USD berdasarkan data Bloomberg hari ini ditutup pada level Rp12.110 per USD. Posisi tersebut terapresiasi 149 dibanding penutupan Kamis (16/10/2014) di level Rp12.259 per USD.
Masih berdasarkan data Bloomberg, rupiah pagi tadi dibuka pada level Rp12.240 per USD. Adapun posisi rupiah terkuat di level Rp12.108 per USD dan terlemah di level Rp12.240 per USD.
Data Yahoofinance mencatat mata uang domestik hari ini ditutup pada level Rp12.111 per USD, dengan kisaran harian Rp12.104-Rp12.295 per USD. Posisi ini menguat 184 poin dibanding penutupan hari sebelumnya di Rp12.295 per USD.
Sementara posisi rupiah berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI pada level Rp12.222 per USD. Posisi ini terkoreksi 15 poin dibanding posisi penutupan sebelumnya di level Rp12.207 per USD.
Head of Research & Analysis BNI Nurul Eti Nurbaeti mengatakan, laju rupiah terimbas sentimen global. Menurut dia, pernyataan dari anggota komite Federal Reserve (The Fed), yang mulai mempertimbangkan untuk menunda mengakhiri program stimulus pada pertemuan The Fed pada akhir bulan ini setelah mempertimbangkan potensi menurunnya inflasi ke depan justru menjadi sentimen positif yang mendorong penguatan rupiah di akhir pekan ini.
"Pelaku pasar juga cenderung wait and see menjelang pelantikan Presiden Indonesia pada Senin mendatang dan pengumuman susunan kabinet pemerintahan yang baru," kata dia, Jumat (17/10/2014).
Adapun IHSG sore ini berakhir menguat di tengah variatifnya bursa Asia. IHSG melesat 77,33 poin atau 1,56% ke level 5.028,95.
Nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp7,77 triliun dengan 5,16 miliar saham diperdagangkan dan transaksi jual asing Rp678,34 miliar. Tercatat 206 saham naik, 107 saham melemah dan 82 saham stagnan.
(Baca: Rupiah Menguat ke Rp12.146/USD Siang Ini)
(rna)