Perlambatan Ekonomi Dunia Picu Pelemahan USD

Selasa, 21 Oktober 2014 - 09:29 WIB
Perlambatan Ekonomi...
Perlambatan Ekonomi Dunia Picu Pelemahan USD
A A A
TOKYO - Mata uang dolar Amerika Serikat (USD) masih melemah terhadap sejumlah mata uang utama dunia karena spekulasi bahwa perlambatan pertumbuhan ekonomi global akan menunda Federal Reserve (The Fed) menunda waktu penaikkan suku bunganya.

Indeks Spot Dollar Bloomberg mencatat bahwa USD telah terkoreksi 0,8% sepanjang bulan ini di tengah pergeseran ekspektasi The Fed menjelang pertemuan lanjutan pada 28-29 Oktober 2014.

Sementara dolar Australia menghentikan kenaikan menjelang laporan produk domestik bruto (PDB) China yang diperkirakan akan melambat, sementara pertumbuhan produksi industri dipercepat.

"USD kemungkinan akan sedikit berjuang, setidaknya sampai selesai pertemuan The Fed pada pekan depan. Kekhawatiran tentang pertumbuhan global akan berlanjut jika kita memiliki kombinasi dari PDB yang relatif lambat dan produksi industri meningkat," kata Wakil Kepala Stretegi National Australia Bank Ltd Ray Attrill seperti dilansir dari Bloomberg, Selasa (21/10/2014).

Indeks Dollar Bloomberg sedikit berubah menjadi 1.062,37 pada pukul 09.15 pagi di Tokyo, setelah kemarin jatuh 0,2%. USD diperdagangkan pada USD1,2795 per euro dari USD1,28, kemarin. Sementara USD menurun menjadi 106,87 yen dari 106,95 yen.

Survei Bloomberg memperkirakan, penjualan rumah di Amerika Serikat (AS) pada September naik 1%, rebound dari penurunan 1,8% di bulan sebelumnya. Kenaikan harga konsumen melambat menjadi 1,6% pada bulan lalu dibanding periode yang sama tahun lalu.

Sementara PDB China diperkirakan tumbuh 7,2% pada kuartal III dibanding periode yang sama tahun sebelumnya, namun melambat dari bulan sebelumnya yang tumbuh 7,5%. Produksi industri diproyeksi naik 7,5% pada September setelah tumbuh 6,9% pada Agustus.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Rupiah Pulang Merosot...
Rupiah Pulang Merosot ke Rp14.133 per USD
Hari Ini, Rupiah Diprediksi...
Hari Ini, Rupiah Diprediksi Kembali Menguat
Rupiah Diprediksi Melanjutkan...
Rupiah Diprediksi Melanjutkan Penguatan
Rupiah Melemah 60 Poin...
Rupiah Melemah 60 Poin ke Rp15.455 per USD
Mantap, Rupiah Menguat...
Mantap, Rupiah Menguat 90 Poin ke Rp15.355 per USD
Rupiah Terus Menguat...
Rupiah Terus Menguat ke Level Rp15.295 per USD
Berita Terkini
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
29 menit yang lalu
Kepala BGN Baru Sebut...
Kepala BGN Baru Sebut MBG Tender Politik Prabowo: Tak Bisa Dibubarkan
45 menit yang lalu
Potensi Tokenisasi Aset...
Potensi Tokenisasi Aset Capai USD2 Triliun di 2030, Keamanan Investor Jadi Kunci
1 jam yang lalu
Airlangga Sangkal PFII...
Airlangga Sangkal PFII Jadi Surga Pencucian Uang: Bukan untuk Dana-dana Gelap
1 jam yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Bangun Budaya Sadar Bencana di Lingkungan Sekolah
2 jam yang lalu
Danantara Buka Pendaftaran...
Danantara Buka Pendaftaran Lenders Panel untuk Pembiayaan PSEL
2 jam yang lalu
Infografis
Daftar Top Skor Sementara...
Daftar Top Skor Sementara Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved