Rusia Inspeksi 200 Restoran McDonald

Selasa, 21 Oktober 2014 - 15:07 WIB
Rusia Inspeksi 200 Restoran...
Rusia Inspeksi 200 Restoran McDonald
A A A
BOSTON - Regulator konsumen keselamatan Rusia sedang melakukan inspeksi di lebih dari 200 restoran cepat saji, McDonald di negara tersebut.

Seperti dikutip dari Bloomberg, Selasa (21/10/2014), pengadilan Rusia telah menutup sementara sembilan restoran.

McDonald menegaskan tidak setuju dengan keputusan ini dan akan membawa masalah tersebut ke pengadilan yang lebih tinggi.

McDonald membuka restaurannya di era Uni Soviet Rusia pada 1990 dan dipandang sebagai simbol meningkatnya prospek bangsa, membantu membuka negara komunis untuk perusahaan asing.

Sementara regulator telah menyebutkan pelanggaran aturan sanitasi oleh McDonald.

Seperti diketahui, Amerika dan Serikat (AS) dan Uni Eropa menjatuhkan sanksi terhadap perusahaan-perusahaan Rusia setelah Presiden Vladimir Putin mencaplok Crimea awal tahun ini.

Kondisi tersebut meningkatkan kebuntuan terburuk antara kedua belah pihak sejak Perang Dingin. Putin pun dilarang impor makanan dari negara-negara Barat.

McDonald memiliki lebih dari 35.600 restoran di seluruh dunia, dengan 440 di Rusia pada akhir Agustus.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
McDonalds Indonesia...
McDonald's Indonesia Hadirkan Koleksi Hello Kitty Edisi 50th Anniversary
McDonalds Ajak Orang...
McDonald's Ajak Orang Tua Kreatif Membuat Kotak Happy Meal untuk Anak
McD Ditutup, Kemenkop...
McD Ditutup, Kemenkop UKM: Sarinah Akan Didorong Jadi Pusat UKM
Bangunan Mal Direnovasi,...
Bangunan Mal Direnovasi, McDonald's Sarinah Tutup Selamanya
Ikut Enak enak With...
Ikut Enak enak With Prambors Yuk, Bisa Makan Gratis McDonald’s
Seorang Pria Ancam Ledakkan...
Seorang Pria Ancam Ledakkan McDonald's di Makassar
Berita Terkini
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
1 jam yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
1 jam yang lalu
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
1 jam yang lalu
PLN EPI, PLN Puslitbang...
PLN EPI, PLN Puslitbang dan ITERA Kolaborasi Kembangkan Tanaman Energi
3 jam yang lalu
Pelindo Sinergi Lokaseva...
Pelindo Sinergi Lokaseva Catat Kinerja Operasional Positif di Awal 2026
3 jam yang lalu
BRI Life Ungkap Peran...
BRI Life Ungkap Peran Mitra Stategis Selama 4 Dekade
3 jam yang lalu
Infografis
5 Kapal Selam Serang...
5 Kapal Selam Serang Terbaik, AS dan Rusia Mendominasi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved