Menteri ESDM Era Jokowi Harus Bebas Tekanan Parpol

Rabu, 22 Oktober 2014 - 10:19 WIB
Menteri ESDM Era Jokowi...
Menteri ESDM Era Jokowi Harus Bebas Tekanan Parpol
A A A
JAKARTA - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) era kepemimpinan Presiden Joko Widodo (Jokowi) harus bebas dari tekanan partai politik (parpol).

Demikian diungkapkan Direktur Eksekutif Indonesian Resource Studies (IRESS) Marwan Batubara, menanggapi peta susunan kabinet yang dicanangkan Jokowi.

"Saya kira yang umum terutama profesional dibidangnya, yang kita butuhkan menguasai bidang yang dipimpin, amanah, track record bagus, bebas KKN, dan bisa bersikap independen untuk tidak mengakomodasi tekanan partai penguasa," paparnya saat dihubungi Sindonews, Rabu (22/10/2014).

Dia mengatakan, nama Kuntoro Mangkusubroto yang belakangan muncul di media dinilai cocok untuk menduduki posisi sebagai orang nomor satu di Kementerian ESDM.

Menurut Marwan, mantan Direktur Utama (Dirut) PT PLN (Persero) itu memiliki pengalaman yang cukup di dunia energi.

"Saya kira dari pengalaman beliau (Kuntoro) yang cukup lama di bidang yang berbau ESDM, dia juga dulu pernah di PLN. Sejak zaman Pak Purnomo beliau sudah ada di sekitar ESDM," jelasnya.

Sebab, Kementerian ESDM sebagai satu sektor strategis membutuhkan figur pemimpin profesional yang mampu membenahi permasalahan krusial di energi.

Marwan mengatakan, meski Kuntoro memiliki segudang pengalaman di dunia energi, namun umurnya yang sudah cukup lanjut menjadikan keraguan tersendiri bahwa Kuntoro akan mampu memimpin Kementerian ESDM.

Marwan pun merekomendasikan, R Sukhyar yang notabene merupakan Direktur Jenderal (Dirjen) Mineral dan Batubara (Minerba) Kementerian ESDM, untuk menduduki posisi Menteri ESDM.

"Meskipun kalau bicara umur sudah cukup lanjut. Sementara ada yang lebih muda seperti Sukhyar. Kalau bicara kebutuhan, dia (Sukhyar) lebih relevan mendapatkan posisi tersebut," tuturnya.

Dia juga menegaskan penolakannya jika CEO Shell, Darwin Silalahi yang dicalonkan menjadi Menteri ESDM.

"Saya enggak bisa banyak komentar, yang jelas kalau dari Shell, sementara sepak terjang Shell seperti apa. Saya tidak terlalu berharap," pungkas Marwan.

(Baca: Menteri ESDM Era Jokowi Harus Punya Kompetensi)
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Dukung Kepedulian pada...
Dukung Kepedulian pada Sesama, Kementerian ESDM Hibahkan Aset ke Lembaga Kemanusiaan
Pakai Kursi Roda, PNS...
Pakai Kursi Roda, PNS Kementerian ESDM Priyo Andi Gularso Diperiksa KPK
Penggeledahan Di Kantor...
Penggeledahan Di Kantor ESDM, Arifin Benarkan Terkait Dugaan Korupsi Tukin
Banyak Proyek Migas...
Banyak Proyek Migas Alami Stagnasi, Investasi Tak Capai Target
Anggaran Kementerian...
Anggaran Kementerian ESDM Dipotong Rp3,5 Triliun
KPK Geledah Kantor Kementerian...
KPK Geledah Kantor Kementerian ESDM, Penyidik Bawa 2 koper
Berita Terkini
S&P Tahan RI Masih Investment...
S&P Tahan RI Masih Investment Grade, Fuad Bawazier Prediksi Ekonomi Bangkit 6 Bulan Lagi!
3 jam yang lalu
Transaksi Serba Digital,...
Transaksi Serba Digital, Pembelian Token Listrik Semakin Praktis
4 jam yang lalu
BI Injeksi Likuiditas...
BI Injeksi Likuiditas Rp837,11 Triliun, Tekanan di Pasar Uang Mulai Reda
4 jam yang lalu
Mantan Menkeu Ungkap...
Mantan Menkeu Ungkap 3 Gol Besar Sistem Ekspor Satu Pintu yang Dipuji S&P
5 jam yang lalu
MAMI Kelola Aset Rp125...
MAMI Kelola Aset Rp125 Triliun hingga Juni 2026, Catat Lebih 2,6 Juta Investor
5 jam yang lalu
Elnusa Petrofin Pastikan...
Elnusa Petrofin Pastikan Distribusi BBM di Sumatra Utara Kembali Normal
5 jam yang lalu
Infografis
9 Poin Penegasan Rektor...
9 Poin Penegasan Rektor UGM terkait Ijazah Jokowi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved