Stok Minyak Melimpah, Harga WTI Kembali Melemah

Kamis, 23 Oktober 2014 - 10:03 WIB
Stok Minyak Melimpah,...
Stok Minyak Melimpah, Harga WTI Kembali Melemah
A A A
SEOUL - Harga minyak West Texas Intermediate (WTI) memperpanjang pelemahan mendekati level terendah dua tahun setelah data pemerintah menunjukkan stok minyak mentah di Amerika Serikat (AS) naik lebih dari perkiraan. Harga minyak brent juga turun di London.

Kontrak berjangka (futures) turun sebanyak 0,5% di New York. Administrasi Informasi Energi (EIA) melaporkan, stok minyak mentah naik 7,1 juta barel pada pekan lalu.

Gubernur Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak (OPEC) Libya Samir Kamal mengatakan, OPEC perlu mengurangi produksi sebanyak 500.000 barel per hari (bph) karena pasar global mengalami kelebihan pasokan.

"Minyak terkoreksi hari ini karena stok minyak meningkat. Minyak mentah hampir jatuh ke lantai. Saya tidak melihat faktor lain yang akan mendorong harga minyak naik, kecuali OPEC memangkas produksinya," kata analis komoditas di Samsung Futures Inc Hong Sung Ki seperti dilansir dari Bloomberg, Kamis (23/10/2014).

WTI di New York Mercantile Exchange untuk pengiriman Desember turun sebanyak 41 sen menjadi USD80,11 per barel dan berada di USD80,19 pada pukul 11.10 siang waktu Seoul.

Kontrak turun USD1,97 ke USD80,52 kemarin, penutupan terendah sejak 28 Juni 2012. Semua volume berjangka yang diperdagangkan sekitar 10% di bawah rata-rata 100-hari. Harga telah turun 19% sepanjang tahun ini.

Adapun harga minyak brent di ICE Futures Europe Exchange, London untuk pengiriman Desember turun sebanyak 48 sen atau 0,6% ke USD84,23 per barel. Premi minyak mentah patokan Eropa ini terhadap WTI diperdagangkan sebesar USD4,20 WTI, turun dibanding kemarin sebesar USD4,19.
Perlengkapan AS

Harga minyak terkoreksi dan masuk ke pasar bearish karena produsen minyak, termasuk Arab Saudi memangkas harga ekspor untuk merangsang permintaan di tengah melonjaknya produksi minyak AS dalam hampir 30 tahun.

Menurut EIA, produksi rata-rata minyak 8,93 juta bph dalam tujuh hari yang berakhir 17 Oktober. Volume itu turun 0,2% dibanding pekan sebelumnya, ketika AS memproduksi minyak terbesar sejak Juni 1985.

Sementara suplai minyak mentah naik menjadi 377,7 juta barel, level tertinggi sejak Juli. Kilang terbesar minyak WTI di Cushing, Oklahoma naik 953.000 menjadi 20,6 juta. Kamal menuturkan, pasar minyak kelebihan suplai sekitar 1 juta bph.

Arab Saudi dan Kuwait sebelumnya telah mengisyaratkan bahwa penurunan harga minyak tidak menjamin pengurangan produksi secara langsung. OPEC, yang memenuhi kebutuhan sekitar 40% dari pasokan minyak mentah dunia dijadwalkan bertemu pada 27 November di Wina.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Stok Seret Bikin Harga...
Stok Seret Bikin Harga Minyak Mentah Dunia Terkerek Naik
Amerika Buka Pembatasan,...
Amerika Buka Pembatasan, Harga Minyak Akan Terus Naik
Harga Minyak Ambrol...
Harga Minyak Ambrol 9% dalam Sepekan, Minggu Depan Gimana?
Harga Minyak Mentah...
Harga Minyak Mentah Dunia Melayang Dekati Posisi USD70 Per Barel
OPEC Bakal Jaga Harga...
OPEC Bakal Jaga Harga Minyak Mentah Dunia di Posisi USD70 per Barel
Tumbuh 173%, Komoditas...
Tumbuh 173%, Komoditas Minyak Mentah Jadi Primadona di 2021
Berita Terkini
KAI Logistik Kelola...
KAI Logistik Kelola 8,7 Juta Ton Angkutan Barang di Semester I 2026
4 menit yang lalu
Transaksi BI-FAST Capai...
Transaksi BI-FAST Capai 1,53 Miliar di Triwulan II 2026, Nilainya Tembus Rp3.777 Triliun
16 menit yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Integrasikan Penanganan Stunting dan Pemberdayaan UMKM
40 menit yang lalu
Heboh Surat Dinas ke...
Heboh Surat Dinas ke AS dengan Keluarga Bocor, Menteri PU: Saya Nggak Jadi Berangkat
49 menit yang lalu
Pupuk Kaltim Dukung...
Pupuk Kaltim Dukung Pengembangan SDM melalui Olahraga
1 jam yang lalu
Pimpin BGN, Sudaryono...
Pimpin BGN, Sudaryono Lepas Jabatan Wakil Menteri Pertanian
1 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved